Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5, HBI Ingin Lahirkan Generasi Berprestasi dan Peduli

SERGAP.CO.ID

KAB. CIAMIS, || Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hidayah Berbagi Indonesia (HBI) kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung akses pendidikan melalui program Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5 Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara HBI, mahasiswa penerima manfaat, orang tua, dan perwakilan perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Darussalam Ciamis, Kamis (13/8/2026).

Sebanyak 12 mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi terpilih sebagai penerima manfaat. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Indonesia dan menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Siliwangi, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Semarang, Universitas Galuh, Universitas Islam Darussalam, Universitas Darussalam Ciamis, dan Universitas Mayasari Bakti.

Direktur LAZ Hidayah Berbagi Indonesia, Muhammad Fauzi Ridwan, S.Pd.I., mengatakan Beasiswa Sodaraku Cerdas tidak hanya ditujukan untuk membantu biaya pendidikan, tetapi juga menjadi bentuk komitmen agar keterbatasan ekonomi tidak menghalangi mahasiswa dalam meraih pendidikan tinggi.

“Hari ini bukan hanya acara penandatanganan MoU. Ini adalah pernyataan komitmen bahwa pendidikan tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan ekonomi,” kata Fauzi.

Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.

Fauzi menjelaskan, proses seleksi Batch 5 dilakukan melalui beberapa tahapan. Dari sekitar 600 mahasiswa yang mendaftar, HBI kemudian melakukan proses seleksi hingga menetapkan penerima manfaat.

Ia berharap dukungan masyarakat dan para donatur terhadap program pendidikan tersebut terus meningkat sehingga semakin banyak mahasiswa yang dapat memperoleh kesempatan pendidikan.

Sementara itu, Direktur Eksekutif LAZ HBI, Suhdi Ade Candra, S.T.P., mengatakan program Beasiswa Sodaraku Cerdas telah memasuki Batch 5 dengan jumlah penerima manfaat secara keseluruhan mencapai 52 mahasiswa.

Suhdi menegaskan bahwa keberhasilan penerima beasiswa tidak cukup hanya diukur dari kelulusan ataupun capaian indeks prestasi kumulatif (IPK).

“Target kita bukan hanya mereka bisa lulus kuliah atau memiliki IPK di atas 3,0. Kita ingin mereka punya integritas dan kompetensi. Jadi, jangan hanya sekadar belajar, tetapi tidak tumbuh,” ujarnya.

Untuk memperkuat pembinaan penerima beasiswa, HBI juga tengah menyiapkan konsep HBI Scholar Academy. Program tersebut akan diarahkan untuk mengembangkan mahasiswa dari berbagai aspek, mulai dari akademik, moral, mental, ekonomi, hingga kepedulian sosial.

“Kita ingin mereka lahir sebagai generasi yang punya kepekaan sosial dengan berbekal keimanan dan amal,” kata Suhdi.

Salah seorang penerima Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5, Dinu Adilah Mutmainnah, mahasiswa Universitas Mayasari Bakti asal Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan HBI.

Dinu merupakan putri almarhum Dadan Rohman dan almarhumah Saadah Nurlaela. Menurutnya, beasiswa tersebut bukan hanya memberikan dukungan dalam proses pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada HBI yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mendapatkan Beasiswa Sodaraku Cerdas. Bagi saya, beasiswa ini sangat berarti dan menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan pendidikan serta memberikan yang terbaik,” ujar Dinu.

Ia berharap program Beasiswa Sodaraku Cerdas dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak mahasiswa yang membutuhkan dukungan pendidikan.

“Harapan saya ke depannya semoga program ini terus berkembang, semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan seperti saya, dan saya juga berharap bisa menjaga amanah ini dengan belajar sungguh-sungguh, berprestasi, serta nantinya dapat memberikan manfaat,” katanya.

Dinu juga berharap kesempatan yang diperolehnya dapat menjadi awal untuk terus mengembangkan diri, baik dalam bidang akademik maupun sosial.

Sebelas mahasiswa penerima manfaat Beasiswa Sodaraku Cerdas Batch 5 berasal dari sembilan perguruan tinggi.

Mereka yakni Muzhaffar Syauqi Ibadurrahman dari Kabupaten Sumedang Universitas Brawijaya; Maya Aulia dari Kabupaten Ciamis, Universitas Pendidikan Indonesia; Attiyah Yunisa Saira dari Kota Prabumulih, Universitas Padjadjaran; Muhammad Tsabit Aqdam dari Kabupaten Ciamis, Universitas Siliwangi; Muhammad Fadlan dari Kabupaten Ciamis, STIQ Al Multazam; dan Muhammad Izzudin Rahmanto dari Kabupaten Mojokerto, Universitas Airlangga.

Kemudian Muhammad Fikriyatul Islam dari Kabupaten Ciamis, Universitas Negeri Semarang; Rima Rizqiyani Rofi’ah dari Kabupaten Ciamis, Universitas Darussalam Ciamis; Anisa Salma Zakiyah dari Kabupaten Ciamis, Universitas Galuh Ciamis; Khoerunisa dari Kabupaten Ciamis, Universitas Islam Darussalam Ciamis; Muhammad Azka Fauzan dari Kabupaten Karawang, Universitas Galuh Ciamis; serta Dinu Adilah Mutmainnah dari Kabupaten Tasikmalaya, Universitas Mayasari Bakti.

Kegiatan penandatanganan MoU turut dihadiri sejumlah perwakilan perguruan tinggi dan mitra pendukung, di antaranya Wakil Rektor I Universitas Islam Darussalam Prof. Dr. H. Husni Thoyyar, M.Pd., yang mewakili rektor; Rektor Universitas Mayasari Bakti Dr. Yusuf Abdullah, S.E., M.M.; Kepala Seksi Kemahasiswaan Universitas Galuh Aan Suryana, S.Pd., M.Pd., yang mewakili rektor; Pimpinan BTN Ciamis Natasya Widia Putri; serta Branch Funding and Transaction Manager Milda R. Fajrin.

Melalui Beasiswa Sodaraku Cerdas, HBI berupaya membangun dukungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada bantuan finansial, tetapi juga pengembangan karakter dan kapasitas mahasiswa.

Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berpendidikan, berintegritas, kompeten, dan memiliki kepedulian sosial.

Bagi para penerima, beasiswa bukan sekadar bantuan untuk menyelesaikan pendidikan, tetapi juga amanah untuk terus belajar, berkembang, dan pada waktunya memberikan manfaat kembali kepada masyarakat.

(Ap)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *