Kopka Umbu Parahi Dampingi Petani Panen Padi Jenis Sherang di Kahali

SERGAP.CO.ID

KAB. SUMBA TIMUR, || Babinsa Koramil 01/Lewa, Kodim 1601/Sumba Timur, Kopka Umbu Parahi, turun langsung membantu Kelompok Tani (Poktan) Tunas Baru melaksanakan panen padi di Desa Matawai Amahu, Kecamatan Kahali, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan TNI kepada petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, Kopka Umbu Parahi bersama petani memanen padi jenis Sherang di lahan seluas sekitar 50 are. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen mendapat apresiasi dari para petani karena dinilai memberikan motivasi sekaligus semangat dalam mengelola lahan pertanian.

Kopka Umbu Parahi mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan salah satu tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa. Pendampingan tidak hanya dilakukan saat panen, tetapi juga mulai dari pengolahan lahan, masa tanam, hingga perawatan tanaman.

“Melalui pendampingan ini, kami ingin membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Para petani mengakui dukungan Babinsa selama ini memberikan dorongan positif, terutama dalam menjaga semangat bertani dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait sektor pertanian.

Di sisi lain, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh pendampingan di lapangan, tetapi juga dipengaruhi sejumlah faktor lain, seperti ketersediaan pupuk, kondisi cuaca, sarana irigasi, hingga stabilitas harga hasil panen. Karena itu, sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan tetap diperlukan agar hasil produksi pertanian dapat terus meningkat.

Melalui kegiatan panen bersama ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Kahali terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, kolaborasi antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur.

(Ms)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *