KAB. NAGAN RAYA || Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.033.320.000 untuk revitalisasi TK Boh Hate Poma yang berada di Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Bantuan tersebut bersumber dari APBN 2026 melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini.
Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) TK Boh Hate Poma dengan masa pekerjaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 16 April hingga 13 Agustus 2026.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Jumat (15/5/2026), pekerjaan fisik revitalisasi telah dimulai. Papan informasi proyek juga telah dipasang di area sekolah sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. Pembangunan difokuskan pada peningkatan fasilitas belajar agar lebih layak, aman, dan memenuhi standar layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Kepala TK Boh Hate Poma, Hj. Nuraini Maisuna, S.Pd., menyambut baik bantuan revitalisasi tersebut. Menurutnya, pembangunan gedung baru menjadi kebutuhan penting demi menunjang kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar bagi anak-anak.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga dapat segera digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar untuk sementara dipindahkan ke rumah Ketua Yayasan Nida Ul Islam yang berada di Gampong Kuta Trieng. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas pendidikan tetap berjalan tanpa mengganggu keselamatan peserta didik selama pengerjaan proyek berlangsung.
Pihak sekolah menargetkan gedung hasil revitalisasi sudah dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027. Dengan fasilitas yang lebih memadai, sekolah berharap mutu layanan pendidikan anak usia dini di wilayah tersebut dapat semakin meningkat.
Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut positif program revitalisasi tersebut karena dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pemerataan kualitas pendidikan, khususnya di daerah. Namun demikian, warga berharap pelaksanaan proyek tetap memperhatikan kualitas bangunan serta pengawasan agar pekerjaan selesai sesuai spesifikasi dan tepat waktu.
Program revitalisasi satuan pendidikan sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pendidikan nasional, terutama pada jenjang pendidikan dasar dan PAUD, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.






