Krusial Sekaligus Berbahaya, MedSos Bagaikan Pedang Bermata Dua

SERGAP.CO.ID

SUBULUSSALAM || Dalam era digital, peran media sosial menjadi krusial sekaligus berbahaya. Selama ilusi dan drama masih dipercaya di suatu daerah, maka dapat tampil seolah sah dan rasional. Namun, ketika kebohongan mulai retak, kekuasaan kehilangan legitimasi moralnya dan tidak lagi mampu meyakinkan dan yang tersisa hanyalah pemaksaan.

Bacaan Lainnya

Kekerasan bukan sekadar alat, melainkan pengakuan diam-diam bahwa kebenaran telah bocor dan tidak bisa lagi dikendalikan dengan kata-kata. Dalam kondisi seperti itu, peran media sosial menjadi krusial sekaligus berbahaya.

Masyarakat yang terbiasa mempercayai apa pun yang disampaikan media sosial tanpa jarak kritis, narasi dapat dibentuk sedemikian rupa untuk memperpanjang usia penipuan. Realitas tidak lagi ditentukan oleh fakta, melainkan oleh frekuensi pengulangan.

Apa yang terus-menerus disiarkan akan terasa normal, sementara yang disenyapkan perlahan dianggap tidak pernah ada. Di sinilah kesadaran publik dapat diarahkan tanpa harus selalu menggunakan kekerasan terbuka.

Mengatakan kebenaran di tengah zaman yang penuh tipu daya bukan tindakan netral, melainkan tindakan subversif. Kebenaran mengguncang kenyamanan kebohongan, merusak stabilitas palsu, dan mengingatkan manusia pada kemampuan berpikirnya sendiri.

Ia berbahaya bagi tirani justru karena sederhana: kebenaran tidak memaksa, tetapi membangunkan. Dan bagi kekuasaan yang bergantung pada ilusi, manusia yang terbangun adalah ancaman paling serius.

(***)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *