Demokratik dan Bersahaja, Isidorus Lili Jawa Pimpin IKADA Kupang 2026–2029

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Semangat demokrasi dan kekeluargaan mewarnai Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang yang digelar di Aula Gereja Paroki St. Petrus Rasul Tuak Daun Merah (TDM) Kupang, Sabtu (28/2/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam proses pemilihan yang berlangsung terbuka dan partisipatif, Isidorus Lili Jawa terpilih sebagai Ketua Umum IKADA Kupang periode 2026–2029.

Isidorus yang merupakan perwakilan Paguyuban Riung itu meraih 24 suara dari total 41 suara sah. Ia unggul atas calon lainnya, Ambrosius Kodo, yang memperoleh 16 suara, sementara satu suara dinyatakan tidak sah.

Terpilihnya Isidorus dinilai sebagai wujud kepercayaan anggota terhadap figur yang dikenal fasilitatif, persuasif, dan bersahaja. Sosoknya selama ini dianggap mampu merangkul berbagai elemen paguyuban tanpa sekat, serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.

Direktur PDAM Tirta Perumda Air Minum Tirta Bening Lontar Kota Kupang itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari semua paguyuban. Dukungan dari 24 paguyuban ini menjadi amanah besar bagi saya untuk memimpin IKADA Kupang tiga tahun ke depan,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Isidorus, kepemimpinan dalam organisasi kekeluargaan tidak bisa dijalankan secara individual. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen IKADA, termasuk mereka yang berbeda pilihan dalam Mubes.

“Memimpin organisasi bukan soal berjalan sendiri. Kita harus berjalan bersama, saling menguatkan, dan memastikan IKADA semakin solid serta memberi dampak nyata bagi anggota dan masyarakat umum,” tegasnya.

Sementara itu, mantan Ketua IKADA Kupang, Dr. Siprianus Radho Toly, mengingatkan bahwa paguyuban adalah organisasi yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan gotong royong. Dalam organisasi kekeluargaan, kata dia, tidak boleh ada dominasi mayoritas maupun tirani terhadap minoritas.

“Paguyuban adalah organisasi kekeluargaan. Yang memimpin adalah mereka yang punya kelebihan, baik kemampuan berpikir, tenaga, maupun kontribusi nyata bagi sesama. Kita bangun bersama, saling mendukung dalam suka dan duka,” ujarnya.

Dosen Undana Kupang itu menegaskan bahwa tujuan utama organisasi bukanlah mengejar jabatan atau kepentingan pribadi, melainkan memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas antaranggota.

Ia berharap kepengurusan IKADA Kupang periode 2026–2029 mampu menghadirkan kepemimpinan yang inklusif, demokratis, serta memperkuat nilai kekeluargaan di tengah masyarakat Kota Kupang.

Pemilihan Ketua Umum IKADA Kupang periode 2026–2029 ini dipimpin oleh Tim Formatur dengan Ir. Ishak Nuka sebagai Ketua dan Freddy Bei Liko sebagai Sekretaris, memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, transparan, dan sesuai mekanisme organisasi.

Dengan semangat demokrasi yang dijunjung tinggi, IKADA Kupang kini memasuki babak baru kepemimpinan membawa harapan akan organisasi yang semakin solid, terbuka, dan memberi manfaat luas bagi seluruh keluarga besar Ngada di Kota Kupang.

(Desy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *