SUMBA TENGAH, || Program Makan Gizi Gratis (MBG) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, berjalan lancar sejak awal pelaksanaan dan menjamin keamanan konsumsi makanan bagi para penerima manfaat, Rabu (25/02/2026).
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, melalui penyediaan makanan sehat dan seimbang secara gratis.
Pelaksanaan program tersebut menyasar berbagai satuan pendidikan serta fasilitas kesehatan dengan total penerima manfaat mencapai 1.058 siswa.
Adapun penerima manfaat terdiri dari Posyandu Watumetung sebanyak 42 siswa, TK Mahanaen 44 siswa, SDN Maloba 172 siswa, SDM Mabitul 325 siswa, SDM Laigoli 122 siswa, SMPN 2 Waibakul 223 siswa, serta SMPN 5 Waibakul 130 siswa.
Menu makanan yang disediakan dalam program ini meliputi nasi putih, ayam bumbu kuning, tempe goreng, tumis sayur pelangi, serta buah pisang sebagai pelengkap gizi.
Dalam kunjungan ke sejumlah sekolah dan fasilitas kesehatan, tim Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah memastikan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa makanan yang disajikan telah memenuhi standar gizi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, baik dari sisi kandungan nutrisi maupun kebersihan.
Selain itu, proses pengolahan makanan juga dilakukan melalui pengawasan ketat guna menjamin kualitas dan keamanan konsumsi bagi para siswa.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa aspek keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program Makan Gizi Gratis.
Dengan pengawasan dan pengendalian mutu yang konsisten, program ini mampu memberikan jaminan bahwa makanan yang dikonsumsi aman dan layak.
Program Makan Gizi Gratis dinilai memberikan manfaat signifikan bagi peningkatan kesehatan dan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Sumba Tengah.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar program ini berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
(Ms)






