Pemkot Tasikmalaya Genjot Ketahanan Pangan, Wali Kota Minta Program Tepat Sasaran!

SERGAP.CO.ID

KOTA TASIKMALAYA, || Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sektoral untuk penyusunan Rencana Kerja Tahun 2027, Selasa (24/2/2026), di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang menegaskan pentingnya sektor pangan, pertanian, dan perikanan sebagai pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Wali Kota, perencanaan pembangunan di sektor tersebut harus dilakukan secara tepat sasaran, terukur, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Perencanaan harus tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya saat membuka forum.

Musrenbang sektoral ini menjadi forum strategis untuk merumuskan program dan kegiatan prioritas tahun 2027, sekaligus menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga memaparkan capaian kinerja sektor pangan dan pertanian. Indeks Ketahanan Pangan tahun 2025 tercatat mencapai 78,10.

Selain itu, produksi padi mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 75.859,51 ton, yang menunjukkan kinerja positif sektor pertanian daerah.

Kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah juga tercatat sebesar 5,05 persen, yang menegaskan perannya sebagai salah satu sektor unggulan.

Wali Kota menekankan perlunya optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melibatkan petani lokal, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan gizi masyarakat dan pengentasan kemiskinan melalui program-program yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Selain itu, inovasi pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim serta regenerasi petani muda menjadi perhatian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di masa depan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya juga mendorong terbangunnya kemitraan yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna menciptakan sistem pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan daya saing daerah.

(Rizal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *