Asep Mulyadi: Sistem Kolektif Kolegial Jamin DPRD Tetap Stabil

SERGAP.CO.ID

DPRD KOTA BANDUNG, || Pimpinan DPRD Kota Bandung menyampaikan keprihatinan atas penetapan Anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tahun 2025. Ketua DPRD, H. Asep Mulyadi, SH menegaskan bahwa proses hukum tersebut tidak akan mengganggu agenda serta kinerja lembaga.

Bacaan Lainnya

Asep menuturkan bahwa DPRD Kota Bandung menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan kepada aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengintervensi jalannya penyidikan dan menghormati seluruh prosedur hukum yang berlaku.

“Kami tentu prihatin dengan apa yang terjadi, namun sebagai warga negara yang taat hukum kami menghormati proses yang tengah berjalan,” ujar Asep saat dihubungi, Kamis (11/12/2025).

Ia memastikan bahwa penetapan tersangka terhadap salah seorang anggota dewan tidak akan menghambat tugas kelembagaan DPRD. Menurutnya, agenda dan mekanisme kerja sudah tersusun secara rinci sehingga tetap berjalan meski ada anggota yang berhalangan.

Asep menjelaskan bahwa struktur kelembagaan DPRD terdiri dari berbagai Alat Kelengkapan Dewan (AKD), mulai dari Pimpinan, Badan Musyawarah, Badan Anggaran, Badan Pembentukan Perda, Badan Kehormatan, hingga Komisi 1 sampai Komisi 4. Sistem kolektif kolegial membuat kinerja DPRD tidak bergantung pada satu individu.

“Kalau ada seorang anggota berhalangan, apakah karena kasus hukum atau alasan lainnya, mekanisme kerja tetap berjalan. Sistem kolektif kolegial memastikan kontinuitas tersebut,” tegasnya.

Asep juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjunjung asas praduga tak bersalah hingga ada putusan hukum yang berkekuatan tetap. DPRD, katanya, menghormati proses yang dilakukan Kejari Bandung sejak penetapan tersangka hingga putusan pengadilan nantinya.

Selain berdampak pada DPRD, ia meminta agar proses hukum ini tidak memengaruhi roda pemerintahan Kota Bandung, terutama pelayanan publik. “Kami akan berkomunikasi dengan pimpinan dan seluruh anggota lintas partai agar tetap fokus pada pelayanan masyarakat serta menjaga integritas lembaga,” pungkasnya.

(Dewi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *