Karyawan PLN Nusantara Power Bukit Asam Nyatakan Mosi Tidak Percaya, Tolak Kesepakatan Manajemen yang Dianggap Rendahkan Martabat

SERGAP.CO.ID

KAB. MUARA ENIM, || Sejumlah karyawan PLN Nusantara Power Unit Pelayanan Pembangkitan (UPK) Bukit Asam di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, menyatakan sikap tegas melalui Mosi Tidak Percaya terhadap hasil kesepakatan yang disetujui oleh manajemen PT PLN (Persero). Aksi penolakan yang dimotori oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja (SP) PLN Bukit Asam ini dilakukan pada Rabu, 26 November 2025.

Bacaan Lainnya

Kesepakatan antara SP PLN Nusantara Power (NP) dengan Manajemen PLN NP tersebut dikecam keras karena dinilai telah merendahkan martabat dan memecah solidaritas para staf dan karyawan.

Kecaman Keras dan Spanduk Penolakan
Aksi penolakan ini diwujudkan dengan pembentangan sejumlah spanduk di halaman Kantor PLN Nusantara Power UPK Bukit Asam. Dalam spanduk yang dibentangkan, tertulis jelas bahwa Kesepakatan SP NP dengan Manajemen PLN NP dinilai tidak bijaksana, tidak edukatif, dan berpotensi merugikan seluruh karyawan.
Salah satu kutipan yang terpampang jelas menunjukkan ketegasan sikap mereka:

“Kami bukan si paling khusus, Kami Si Paling Tegas, apalagi jika di Tindas, Anda Jual Kami Borong,”

Saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp,salah satu karyawan berinisial RZ yang ikut membentangkan spanduk menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aksi serentak yang dilakukan di seluruh kantor cabang maupun unit lain di bawah PLN Nusantara Power sebagai bentuk penolakan terhadap kesepakatan yang dianggap merugikan.

“Kegiatan ini khusus PLTU menyuplai PLN saja, dan bukan untuk pihak Management PLTU semata, melainkan untuk seluruh Managemen,” ujar RZ dalam dialek khas Palembang, menegaskan bahwa penolakan ini ditujukan kepada level manajemen yang lebih luas.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai poin-poin spesifik dalam kesepakatan yang ditolak tersebut, RZ menolak untuk memberikan jawaban.

Aksi ini merupakan bentuk penegasan sikap karyawan agar manajemen mempertimbangkan kembali kesepakatan yang telah dibuat, demi menjaga harkat, martabat, dan keadilan bagi seluruh pekerja di lingkungan PLN Nusantara Power.

(Kris)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *