Insinerator Baru di Kacapiring Beroperasi, Wali Kota Targetkan 18 Ton Sampah per Hari

SERGAP.CO.ID

KOTA BANDUNG, || Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengumumkan bahwa insinerator baru di Kelurahan Kacapiring telah mulai beroperasi dengan kapasitas awal 9 ton sampah per hari dan ditargetkan meningkat menjadi 18 ton.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pengolahan sampah menjadi bagian dari percepatan penanganan penumpukan sampah di wilayah Bandung.

Selain insinerator, Farhan juga menyampaikan bahwa program rumah maggot dan Buruan Sae telah berjalan cukup baik berkat kolaborasi warga dan pemerintah kelurahan.

Namun, ia mengingatkan bahwa berbagai program lingkungan tersebut memerlukan dukungan infrastruktur dasar yang memadai, terutama akses jalan di sejumlah titik yang masih membutuhkan perbaikan.

Menurutnya, pelaksanaan program pengurangan sampah tidak dapat dilakukan secara sekaligus di seluruh wilayah. “Jangan langsung sembilan kelurahan. Kita mulai dari tiga dulu sambil melengkapi fasilitas seperti tempat penampungan dan pompa air,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama saat kegiatan Siskamling Siaga, Farhan memaparkan temuan di 40 kelurahan bahwa persoalan drainase masih menjadi masalah paling dominan, hampir ditemukan di seluruh wilayah kota.

Ia menyebutkan bahwa penyelesaian persoalan tersebut terkait juga dengan penertiban bangunan yang berdiri di atas saluran air. Pemkot melalui Satpol PP telah mulai membongkar bangunan yang menghambat aliran, termasuk di kawasan Jalan Karapitan.

Di luar isu infrastruktur, Farhan juga menyoroti penurunan angka kelahiran di Kota Bandung. Dari hasil tinjauan, hanya satu dari 40 kelurahan yang mencatat tingkat kelahiran masih tinggi, sementara lainnya mengalami penurunan diduga karena alasan ekonomi dan perubahan gaya hidup.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot menyiapkan strategi agar pekerja dan mahasiswa yang beraktivitas di Bandung melakukan perpindahan domisili. Ia juga menegaskan bahwa seluruh pekerjaan galian termasuk perbaikan drainase harus selesai sebelum 15 Desember 2025 untuk memastikan Bandung siap menyambut wisatawan akhir tahun.

(Dewi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *