KOTA BANDUNG, ||Sebanyak 18 pasangan pengantin mengikuti pencatatan nikah melalui program Pelayanan Perkawinan Jemput Bola (Pelaminan Jempol) yang digelar di Balai Nikah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandung, Kamis, 20 November 2025.
Program pencatatan nikah massal bagi warga Non Muslim ini digagas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung.
Dari total peserta, 14 pasangan berasal dari pemeluk Kristen, tiga pasangan dari Katolik, dan satu pasangan beragama Buddha.
Acara ini dibuka oleh Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar, serta turut dihadiri Sekretaris DPMPTSP, perwakilan Kementerian Agama, perwakilan gereja dan vihara, serta organisasi sosial.
Dalam kesempatan itu, Tatang menjelaskan bahwa layanan di MPP telah terintegrasi, sehingga pasangan yang telah menikah dapat sekaligus memperbarui dokumen kependudukan.
“Nanti setelah pencatatan perkawinan, Kartu Keluarga langsung diperbarui. Statusnya langsung berubah menjadi kawin, dan selanjutnya KTP dapat diajukan di tempat yang sama,” ujar Tatang saat menyerahkan berkas pencatatan nikah.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan terkait pencatatan perkawinan ini diberikan secara gratis sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik di Kota Bandung.
Hingga saat ini, total 147 pasangan telah memanfaatkan layanan nikah di MPP Kota Bandung. Program ini diawali pada 26 September lalu melalui nikah massal bagi 10 pasangan dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung.
Setelah itu, sebanyak 137 pasangan Non Muslim telah melakukan pencatatan perkawinan di gerai Disdukcapil yang tersedia di MPP Kota Bandung.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bandung berharap semakin banyak warga yang memperoleh kemudahan layanan administrasi kependudukan, khususnya terkait pencatatan perkawinan.
Warga Bandung yang membutuhkan layanan serupa dapat memanfaatkan fasilitas Balai Nikah di Mal Pelayanan Publik pada jam dan hari kerja melalui kolaborasi Kementerian Agama dan Disdukcapil Kota Bandung.
(Dewi)






