SERGAP.co.id
Kab. Bandung, || Ketua Yayasan Rekan Amanah Nusantara, Dowan Morgan yang disapa Morgan menghadiri Lauching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) BUMdes Citra Mandiri Jaya Sindang Panon di SPPG Bandung Banjaran Margahurip jalan Kebon Kalapa TR001/008 Desa Margahurip Banjaran. Jumat (26/9)
“Saya sangat bersyukur proses ini sangat panjang tidak mudah kita untuk buka dapur. Karena memang dari pihak BGN sendiri ada kriteria SOP nya,” kata Morgan. Seperti pemilihan tempat, renovasi tempat, pemilihan peralatan dan sebagainya itu betul – betul diseleksi.
Untuk itu, imbuh Morgan, pihaknya butuh waktu dari mulai starting pengajuan sampai dengan hari ini launching hampir 3 bulan lebih jadi prosesnya panjang dan selektif
“Dan alhamdulilah mudah – mudahan tanggal 29 Senin besok sudah mulai kita mendistribusikan MBG nya,” sambungnya
Morgan menyampikan, ada beberapa dan ini buat perhatian buat BGN juga ada beberapa sekolah yang ternyata ber MoU dengan dapur yang belum buka seperti akan mengunci atau mau membatasi ini suka bermasalah
“Jadi dia (dapur) belum buka tapi sudah MoU sama sekolah. Sehingga kita sudah membuka jadi tertolak akhirnya agak repot mencarinya, makanya baru bisa menyalurkan 2.523 MBG yang seharunya kita bisa di 3.000 sampai 4000 MBG, saya merasa prihatin karena ada dapur yang sudah buka dan siap tapi mereka (sekolah ) mungkin sudah terlanjur ber MoU dengan dapur yang belum buka sama sekali jadi terhambat,” bebernya
Sementara pihaknya target 4000 atau di 3.500 tapi karena ini awal star biar karyawan yang kerja juga terbiasa dan paham dan simulasi dulu jadi pihaknya supplay di 2.500.
Sementara untuk banyaknya isu – isu keracunan MBG Ia menyampaikan wajib menjaga kebersihan, kualitas makanan, supplayer dan mengatur tempo waktu matang dari distribusi Itu penting kata Morgan.
“Karena dari beberapa kejadian itu kebanyakan karena pakai ompreng dan ompreng ini tertutup. Jadi Makanan tidak boleh terdiam disitu lebih dari enam jam,”
“Jadi teman – teman disini sudah saya peringatkan harus atur waktu antara matangnya makanan, dan sesampainya pendistribusian ke sekolah saya pinta juga harus langsung di makan jangan menunggu, kadang dari pihak sekolah sendiri juga makanan datang setengah 8 baru dimakan jam 11 jadi yang disalahkan dapur,” ungkap Morgan, karena ada pengawasan di pihak kita
(Asp )






