KOTA TASIKMALAYA, || Jumlah anggota DPRD Kota Tasikmalaya kini genap berjumlah 45 orang setelah dilantiknya Kepler Sianturi sebagai anggota DPRD Kota Tasikmalaya pada Senin, 17 Februari 2025. Kepler, yang merupakan politisi dari PDI Perjuangan, menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Muslim, yang mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota pada Pilkada lalu.
Kepler Sianturi berhak menggantikan Muslim karena ia merupakan peraih suara kedua terbanyak dari PDI Perjuangan di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Cihideung Tawang, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) sebelumnya.
Pelantikan Kepler dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Kota Tasikmalaya yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Aslim. Dalam kesempatan tersebut, Aslim menyampaikan harapan agar Kepler dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota DPRD dengan sebaik-baiknya.
“Semoga Pak Kepler bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota DPRD dengan sebaik-baiknya,” ujar Aslim. Senin 17 Februari 2025.
Aslim juga menambahkan bahwa dengan dilantiknya Kepler, jumlah anggota DPRD Kota Tasikmalaya kini kembali lengkap menjadi 45 orang. Sebelumnya, sempat terjadi kekosongan kursi setelah pelantikan anggota DPRD sebelumnya, Tsania dari Partai Gerindra.
“Kekosongan yang sempat terjadi kini sudah terpenuhi. Kemarin kita melantik Tsania dari Gerindra, dan hari ini Kepler dari PDI Perjuangan. Kini jumlah anggota DPRD Kota Tasikmalaya sudah genap 45 orang,” ujar Aslim.
Dengan latar belakang sebagai seorang seniman dan aktivis, Kepler membawa warna tersendiri di DPRD Kota Tasikmalaya. Ia mengungkapkan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi pedagang kaki lima (PKL) dalam upaya penataan pusat Kota Tasikmalaya.
“Sebagai petugas partai, saya berkomitmen untuk membantu yang lemah dan membela yang benar. Saya juga merupakan deklarator Forum Cihideung, jadi salah satu fokus saya adalah membantu kawasan Cihideung dan HZ Mustofa agar tidak ada yang dirugikan,” kata Kepler.
Kepler juga menyoroti dampak dari penataan kawasan pusat kota yang menyebabkan banyak masyarakat kehilangan pekerjaan, baik PKL yang terusir maupun pemilik toko yang kesulitan. Ia menegaskan pentingnya penataan yang memperhatikan kesejahteraan masyarakat.
“Ini harus kita benahi agar tidak ada yang dirugikan. Baik itu PKL maupun pemilik toko, kita harus memperjuangkan agar mereka tidak dirugikan,” tegasnya.
Selain itu, Kepler menyatakan rasa syukurnya bisa terpilih menjadi anggota DPRD setelah empat kali mengikuti Pileg dan selalu gagal.
“Saya sudah empat kali mencalonkan diri dan selalu kalah, jadi saya sangat bersyukur bisa dilantik kali ini. Ini adalah kesempatan yang harus saya manfaatkan, dan saya akan membuktikan pengabdian saya sebagai anggota dewan,” tambah Kepler.
Dengan dilantiknya Kepler Sianturi, diharapkan akan semakin banyak terobosan dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Tasikmalaya, terutama dalam penataan kota yang adil dan merata.
(Rzl)






