Ratusan Juta Anggaran DD Desa Cicapar Tidak Direalisasikan, BPD Kirim Surat Ke Bupati

Ratusan Juta Anggaran DD Desa Cicapar Tidak Direalisasikan, BPD Kirim Surat Ke Bupati

SERGAP.CO.ID

KAB. CIAMIS, || Sebanyak 464 juta Dana Desa tahun 2024 yang masuk ke desa Cicapar, kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, di duga tidak di salurkan oleh pemerintah Desa Setempat.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut mulai mencuat setelah  warga mulai mencium adanya beberapa pekerjaan infrastuktur yang seharusnya di kerjakan melalui dana desa tidak di realisasikan.Bahkan beberapa kegiatan non infrastuktur seperti Bantuan Langsung Tunai ( BLT)  selama lima bulan pun tidak di berikan ke KPM.

Menurut, salah seorang warga desa Cicapar, Mumu mengatakan, mencuat nya permasalahan tersebut memang sudah lama terendus oleh masyarakat, bahkan masyarakat pun sempat menanyakan langsung ke pemerintah desa, namun tidak ada jawaban yang pasti di berikan oleh mereka.

” Berdasarkan informasi yang di terima dari BPD ada beberapa pekerjaan infrastuktur yang harus nya selesai di anggaran 2024 saat ini terbengkalai, bahkan anggaran non infrastuktur seperti ketahanan pangan, BLT, serta pemberdayaan lain nya belum di realisasika jelasnya,”senin (07/01/2025).

Mumu juga menjelaskan, sebenarnya pada tanggal 31 Desember 2024 kemarin, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Cicapar melakukan rapat dengan pemerintah desa untuk mendengarkan perihal kepastian kemana anggaran sebanyak 400 juta tersebut sehingga beberapa kegiatan desa terbengkalai tanpa ada kepastian.

” Dan dari hasil rapat tersebut di akui bahwa semua uang itu sudah tidak ada di rekening desa,dan di gunakan untuk kepentingan lain oleh kepala desa,” ungkapnya.

Menurut Mumu mengatakan,pada hasil rapat tersebut pihaknya mendengar pemerintah desa akan mengembalikan semua uang itu dan menyalurkan nya pada tanggal 15 Januari 2025 nanti.

” Namun di tanggal 15 Januari nanti, pemerintah desa hanya akan mengembalikan uang khusus untuk hu BLT saja,”tambahnya.

Sebelum nya sempat ada kesepakatan yang menyatakan pemerintah desa akan menyelesaikan pembangunan infrastuktur tahun 2024 tersebut menggunakan anggaran yang nanti masuk di tahun 2025.

” Namun menurut saya itu hanya kan menimbulkan permasalahan baru yang nantinya terjadi siklus gali lobang tutup lobang,”tutur Mumu.

Menurut mumu menambahkan,saat ini permasalahan yang menimpa pemerintah desa cicapar harus menjadi perhatian serius dan perlu campur tangan dari pemerintah kabupaten untuk ikut andil menyelesaikan permasalahan tersebut. 

” Kami harap pemkab Ciamis untuk segera turun tangan agar permasalahan ini tidak sampai berlarut larut dan bisa di selesaikan,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Cicapar, Endang Kartiwa mengatakan, Pihaknya membenarkan saat ini situasi di internal pemerintahan Desa Cicapar sedang mengalami permasalahan di karenakan banyak nya anggaran Dana Desa tahun 2024 tidak tersalurkan.

” Memang benar, sebelum nya BPD sudah melaksanakan rapat dengan pemerintah desa membahas perkara tersebut,dan hasil nya memang uang sejumlah 464 juta tersebut sudah tidak ada dan tidak mungkin lagi untuk di salurkan,”ungkapnya

Endang juga mengatakan,dengan adanya fenomena tersebut pihak nya sudah melayangkan surat ke Bupati Ciamis melalui kantor kecamatan Banjarsari dengan harapan permasalahan yang saat ini menimpa desa cicapar segera di tindak lanjuti.

” Yang kami laporkan itu semua pekerjaan baik fisik maupun non fisik yang selama tahun anggaran 2024 kemarin tidak di realisasikan oleh pemerintah desa,”terangnya

Sementara kepala desa dan sekdes saat ditemui wartawan sergap.co.id tidak ada dikantor.

(Mhr/Rvn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *