Pengusaha Konstruksi Jadi Korban Penipuan Proyek PJU dan Pembangunan Masjid, Lapor Polisi dengan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Pengusaha Konstruksi Jadi Korban Penipuan Proyek PJU dan Pembangunan Masjid, Lapor Polisi dengan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

SERGAP.CO.ID

KAB. CIAMIS, || Seorang pengusaha konstruksi terkemuka di tangerang melaporkan kasus penipuan terkait proyek pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan pembangunan masjid ke kepolisian. Pengusaha tersebut mengalami kerugian ratusan juta rupiah setelah terjebak dalam tawaran proyek bodong yang ternyata fiktif.

Bacaan Lainnya

Korban Iwan Setiawan bin Jumeno mengungkapkan bahwa dirinya diajak bergabung dalam proyek besar oleh sekelompok oknum yang mengaku sebagai perwakilan proyek Baitus Subhan di Jl. Raya Margalaya No 18 Desa Neglasari  Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis, Provnsi Jawa Barat. Para penipu ini meyakinkan pengusaha tersebut bahwa mereka memiliki anggaran Milyaran untuk membangun PJU di lokasi proyek pembangunan masjid di wilayah tersebut.

Pengusaha Konstruksi Jadi Korban Penipuan Proyek PJU dan Pembangunan Masjid, Lapor Polisi dengan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
Caption : Korban memperlihatkan hasil bukti transfer Uang ke Rekening Pelaku

Setelah melalui beberapa pertemuan dan negosiasi, korban akhirnya sepakat untuk menandatangani kontrak dan mentransfer sejumlah uang sebagai bagian dari komitmen awal. Namun, setelah pembayaran dilakukan, proyek tersebut tidak kunjung dimulai, dan komunikasi dengan pihak yang mengaku sebagai pengelola proyek terhenti. Setelah melakukan pengecekan lebih lanjut, korban menemukan bahwa proyek yang dijanjikan tidak ada dan oknum-oknum tersebut tidak bisa dihubungi.

“Saya sangat terkejut dan merasa tertipu. Semua dokumen yang mereka tunjukkan terlihat resmi, dan saya sudah melakukan pengecekan secara langsung, namun kenyataannya proyek yang mereka tawarkan tidak ada. Mereka hanya ingin memanfaatkan kepercayaan saya,” Ujar Iwan Setiawan pengusaha yang menjadi korban penipuan tersebut Rabu 1/1/2025.

Menanggapi laporan korban, pihak kepolisian Ciamis segera melakukan penyelidikan dan memulai investigasi untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor konstruksi, untuk lebih berhati-hati dan teliti sebelum melakukan kesepakatan atau pembayaran dalam proyek yang belum jelas legalitasnya.

“Kasus ini sedang kami tangani dengan serius, dan kami akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam penipuan ini,” Tegas salah satu perwakilan Polres Ciamis.

Pengusaha tersebut berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi rekan-rekan seprofesi untuk lebih waspada terhadap tawaran proyek yang tidak disertai dengan transparansi yang memadai.

(Rizal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *