Dandim 1608/Bima Terjun Langsung Pengamanan Unjuk Rasa di KPU

Dandim 1608/Bima Terjun Langsung Pengamanan Unjuk Rasa di KPU

SERGAP.CO.ID

KOTA BIMA || Dandim 1608/Bima Letkol Inf Andi Lulianto S.Kom., M.M., bersama jajarannya turun ke jalan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa pendukung Paslon 02. Aksi tersebut diselenggarakan sebagai bentuk protes terhadap dugaan adanya kecurangan selama pilkada dan dugaan konspirasi yang dilakukan oleh pihak KPUD dan Bawaslu kota Bima dengan salah satu Paslon. Selasa, (03/12/2024).

Bacaan Lainnya

Dandim 1608/Bima juga terlihat aktif meninjau dan mengawasi jalannya aksi unjuk rasa. Letkol Inf Andi Lulianto S.Kom., M.M., bahkan berdiri di depan massa unjuk rasa bersama Kapolres Kota Bima AKBP Yudha Pranata, SH., S.I.K., meminta agar massa aksi tidak anarkis serta menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib.

Dalam pengamanan tersebut, personil yang terlibat dalam pengamanan sidang Pleno di KPUD Kota Bima terdiri dari 2 SST gabungan Kodim 1608/Bima & kompi A Yonif 742/SWY, serta 2 SSK Polres Kota Bima dan 1 SSK Brimob Yon C.

Dandim 1608/Bima Terjun Langsung Pengamanan Unjuk Rasa di KPU

“Kami mengamankan jalannya unjuk rasa karena saat yang bersamaan KPUD juga sedang melaksanakan sidang Pleno hasil pencoblosan, dan sudah merupakan tugas kami sebagai aparat keamanan agar semua berjalan dengan lancar, tertib, dan aman,” ujar Letkol Andi Lulianto.

Massa aksi menuntut pertanggungjawaban dari KPUD dan Bawaslu kota Bima terkait dugaan kecurangan selama masa pencoblosan. Mereka meminta agar sidang pleno KPUD ditunda dan dilakukan pencoblosan ulang di 50 TPS yang dianggap bermasalah.

Karena tidak ada respons dari pihak KPUD maupun Bawaslu terhadap tuntutan massa, aksi tersebut akhirnya membubarkan diri. Massa berencana untuk kembali melakukan aksi dengan partisipasi yang lebih masif dalam waktu dekat. Tetap pantau untuk perkembangan berita selanjutnya.

(Obama)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *