Fraksi Gerindra DPRD NTT Desak Citylink dan Garuda Indonesia Tetap Layani Rute Penerbangan di NTT

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendesak PT Citylink dan PT Garuda Indonesia untuk tetap melayani rute penerbangan yang menghubungkan NTT dengan daerah lain. Hal

Bacaan Lainnya

ini disampaikan oleh Anggota DPRD NTT dari Fraksi Gerindra, Stavanus Come Rihi, dalam konferensi pers di Komisi I DPRD NTT, Senin (9/9).

Stavanus Come Rihi menegaskan bahwa pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan kedua maskapai tersebut untuk memastikan kelangsungan pelayanan penerbangan, yang menurutnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat NTT. Ia mengungkapkan kekhawatirannya atas informasi bahwa penerbangan dari NTT ke Surabaya akan dihentikan mulai Oktober 2024, termasuk penerbangan antar-daerah di NTT.

“Kami menilai ini bukan hanya masalah Fraksi Gerindra, tetapi merupakan tanggung jawab moral bersama. Kami meminta Citylink dan Garuda Indonesia untuk tetap melayani masyarakat NTT,” ujarnya.

Stavanus juga menyoroti dampak buruk dari praktek monopoli maskapai penerbangan di NTT, yang menyebabkan harga tiket melonjak dan menghambat akses transportasi udara bagi warga. Menurutnya, adanya kerjasama antara Citylink dan Garuda Indonesia perlu dievaluasi untuk menghindari dominasi yang merugikan konsumen.

Dalam kesempatan yang sama, Stavanus mengapresiasi kebijakan Penjabat Gubernur NTT yang menambah kuota ternak sebanyak 400 kuda dan 50 kerbau untuk masyarakat Sumba Timur.

Penambahan kuota ini dinilai sebagai langkah positif untuk memperbaiki ekonomi peternak yang terdampak akibat macetnya penjualan ternak selama dua bulan terakhir karena karantina.

“Kami berterima kasih atas perhatian Penjabat Gubernur dalam membantu stabilitas ekonomi di Sumba Timur. Kami berharap ke depan, penjabat yang baru dapat menjaga stabilitas politik dan ekonomi di NTT,” tambahnya.

Fraksi Gerindra DPRD NTT menegaskan akan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, termasuk dalam memastikan layanan transportasi udara yang memadai dan kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat.

Stavanus Come Rihi juga menambahkan bahwa Fraksi Gerindra akan terus mengawasi kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat NTT.

Menurutnya, keberlangsungan rute penerbangan di NTT bukan hanya soal konektivitas, tetapi juga soal pemerataan akses dan pembangunan di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur.

“Kami ingin memastikan bahwa hak-hak masyarakat NTT untuk mendapatkan layanan transportasi yang layak tidak diabaikan. Ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga soal keadilan dan pemerataan pembangunan,” tegasnya.

Selain itu, Stavanus menyoroti pentingnya peran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung operasional maskapai di daerah-daerah terpencil.

Dia mendorong adanya subsidi atau insentif khusus yang dapat diberikan kepada maskapai agar tetap bisa melayani rute-rute yang dinilai tidak menguntungkan secara komersial, tetapi sangat vital bagi mobilitas masyarakat.

“Kita harus mendorong pemerintah untuk lebih proaktif dalam mendukung operasional maskapai di NTT, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Ini penting untuk memastikan semua warga bisa merasakan manfaat pembangunan, termasuk dalam hal akses transportasi,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Stavanus Come Rihi mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersatu dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada, terutama dalam menjaga kestabilan ekonomi dan politik di NTT.

Dia berharap, dengan adanya sinergi antara berbagai pihak, NTT dapat terus maju dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

“Kita harus bersatu dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini. Hanya dengan kebersamaan, kita bisa memastikan bahwa NTT akan terus maju dan rakyatnya sejahtera,” tutupnya.

(Dessy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *