Operasi Gaktibplin, Kasi Propam Minta Anggota Polri Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Terjebak Judol

Kasi Propam Minta Anggota Polri Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Terjebak Judol

SERGAP.CO.ID

LABUAN BAJO, || Dalam rangka meningkatkan disiplin anggota, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Manggarai Barat melakukan operasi penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) ke seluruh Polsek jajaran di wilayah hukumnya.

Kegiatan yang dilakukan secara road show ke setiap Polsek jajaran itu dipimpin langsung oleh Kasi Propam, Ipda Nyoman Budiarta dengan melibatkan seluruh anggota Propam Polres Manggarai Barat.

Operasi Gaktibplin, Kasi Propam Minta Anggota Polri Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Terjebak Judol

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 12–13 Juni 2024 dengan menyasar lima Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Manggarai Barat. Adapun lima Polsek yang didatangi Seksi Propam yakni Polsek Komodo, Polsek Sano Nggoang, Polsek Lembor, Polsek Macang Pacar dan Polsek Kuwus.

Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko, S.H., S.I.K., M.M. melalui Kasi Propam, Ipda Nyoman Budiarta mengatakan Gaktibplin ini dilakukan guna menekan terjadinya pelanggaran disiplin dari anggota Polri khususnya di wilayah hukum Polres Manggarai Barat khususnya di Polsek jajaran.

Operasi Gaktibplin, Kasi Propam Minta Anggota Polri Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Terjebak Judol

“Sesuai Perintah Bapak Kapolres Manggarai Barat, Gaktibplin ini dilakukan guna meminimalisir pelanggaran yang dilakukan anggota Polri. Untuk itu Gaktibplin kali ini kita lakukan road show ke setiap Polsek secara dadakan,” kata Nyoman Budiarta, Kamis (13/06/2024) malam usai melaksanakan sidak di Polsek Kuwus.

Kegiatan Gaktibplin ini juga untuk mencegah pelanggaran kode etik dan tindak pidana. Sebab selain merugikan diri sendiri, keluarga dan tentunya merugikan institusi kepolisian.

Operasi Gaktibplin, Kasi Propam Minta Anggota Polri Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Terjebak Judol

“Tetap menjaga etika sebagai anggota Polri jangan melakukan penyimpangan dan pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri di lingkungan Masyarakat. Kami juga mengingatkan anggota Polri agar jangan sampai melibatkan diri dalam perjudian online (Judol),” jelasnya.

Ia menambahkan, Gaktibplin terhadap anggota Polsek jajaran ini dalam rangka pembinaan personel dengan sasaran sikap tampang dan kelengkapan anggota.

“Sasaran pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen perorangan seperti KTP, SIM dan KTA serta surat data diri lainnya dan juga sikap tampang meliputi gampol, rambut, kuku dan jenggot,” ungkap Kasi Propam.

Operasi Gaktibplin, Kasi Propam Minta Anggota Polri Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Terjebak Judol

Tak hanya itu, lanjut Ipda Nyoman, pihaknya juga melakukan pengecekan senjata api (senpi) organik yang dipinjam pakaikan kepada anggota baik kebersihan senpi, jumlah peluru dan surat izin pemegang senpi.

“Selain memeriksa senpi yang dipegang anggota, kami juga melakukan pemeriksaan senpi laras panjang yang ada di setip Mapolsek. Pemeriksaan dilakukan mulai dari tempat penyimpanan, jumlah peluru hingga kebersihan senpi itu sendiri,” ucapnya.

Lanjutnya, dalam Gaktibplin juga dilakukan pemeriksaan kendaraan bermotor (Ranmor) dinas baik roda dua ataupun roda empat yang dipinjam pakaikan terhadap anggota Polsek jajaran.

“Kami juga lakukan pemeriksaaan kendaraan dinas yang digunakan anggota untuk menunjang tugas kepolisian. Pengecekan tersebut meliputi kondisi mesin kendaraan dinas, kelengkapan kendaraan, lampu strobo, dan sirine,” ujar Perwira pertama itu.

Operasi Gaktibplin, Kasi Propam Minta Anggota Polri Bijak Bermedia Sosial dan Tidak Terjebak Judol

Selain cek kendaraan, Kasi Propam juga mengingatkan kepada anggotanya untuk tetap melaksanakan kegiatan rutinitas dan meningkatkan pelayanan masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Tugas kita adalah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, makanya harus sigap. Kendaraan pun harus siap digunakan kapan saja. Pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin agar kami bisa mengetahui sejauh mana anggota menjaga dan merawat kendaraan dinas,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh anggota agar bijak dalam menggunakan media sosial.

“Apabila bermedia sosial, tidak usah melakukan hal yang tidak bermanfaat untuk institusi Polri, apalagi disaat jam dinas dengan menggunakan seragam dinas. Selain itu, hindari memposting, membuat konten, tulisan, foto, atau video terkait pelaksanaan tugas Polri yang bersifat sensitif dan atau rahasia,” pungkasnya.**#

(MSS**)

Pos terkait

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.