Lagi-Lagi Keberhasilan Kejaksaan Negeri Sumba Barat Mengungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan SMPN 5 Lamboya

Lagi-Lagi Keberhasilan Kejaksaan Negeri Sumba Barat Mengungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan SMPN 5 Lamboya

SERGAP.CO.ID

SUMBA BARAT, || Kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembagunan SMP Negeri 5 Laboya Kabupaten Sumba Barat, Kembali di ungkap oleh Kejaksaan Negeri Sumba barat. Dalam siaran Pers Kejaksaan Negeri Sumba Barat, yang berlangsung pada hari Kamis, tanggal 13 Juni 2024 Pukul 16.00 Wita bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Sumba Barat.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat Bintang Latinusa Yusvantare,S.H didamping Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sumba Barat, Kasid Datun, Johansen Chritian Hutabara,S.H., M.Tommy Harizon, S.H (kasie intel), Kaisi Pidsus, Hero Ardi Saputro, S.H, kasie.Pidum, I Gusti Putu Suda Adyana, S.H, Kasie PB3R I wayan Yuda Satria, S.H. Kembali menetapkan dan menahan Tiga Orang tersangka, kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi.

Lagi-Lagi Keberhasilan Kejaksaan Negeri Sumba Barat Mengungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan SMPN 5 Lamboya

Tersangka yang ditahan dalam Penanganan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap Pembangunan Gedung yang berkapasitas Tiga Ruang Kelas Baru pada SMP Negeri 5 Lamboya, Kabupaten Sumba Barat Tahun Anggaran 2017, diantaranya Tersangka dengan inisial “PPW, FS dan SUA,”

Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan dari Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat Nomor: Print-08/N.3.20/Fd.2/04/2024 tanggal 17 April 2024 jo Nomor: Print- 93/N.3.20/Fd.2/11/2023 tanggal 06 November 2023, Nomor: Print-41/N.3.20/Fd.2/06/2024 tanggal 13 Juni 2024 dan Nomor: Print-43/N.3.20/Fd.2/06/2024 tanggal 13 Juni 2024, pada SMP Negeri 5 Laboya, Kabupaten Sumba Barat, telah di temukan alat bukti yang cukup, yang menjadi dasar Tim Penyidik Kejari Sumba Barat menetapkan Tersangka yang pertama berinisial PPW selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Lamboya periode bulan Juni 2013 sampai dengan Januari 2018.

Penetapan tersebut berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-40/N.3.20/Fd.2/06/2024.

Penetapan Tersangka berinisial FS selaku Penanggung Jawab Fisik Pekerjaan berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print- 42/N.3.20/Fd.2/06/2024 dan dan penahanan Tersangka berinisial SUA selaku Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat tahun 2017-2021 berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Print-44/N.3.20/Fd.2/06/2024 pada tanggal 13 Juni 2024.

Lagi-Lagi Keberhasilan Kejaksaan Negeri Sumba Barat Mengungkap Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembangunan SMPN 5 Lamboya

Kejari Sumba Barat di depan awak media menyampaikan, bahwa Berdasarkan Hasil Perhitungan kerugian Keuangan Negara yang telah di hitung oleh Inspektorat kabupaten Sumba Barat dengan Nomor: IK.70/LHP/PKPT/2023 tanggal 5 Oktober 2023, ditemukan total kerugian Negara Sesuai biaya pembangunan gedung sebesar Rp.475.972.848 (Empat Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Dua Delapan Ratus Empat Puluh Delapan Rupiah).

Berdasarkan perbuatan tersangka, Para Tersangka disangkakan oleh Jaksa Penyidik menggunakan Pasal Primer: Pasal 2 Ayat (1) Junto. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP; Subsidair: Pasal 3 Junto. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Demi kepentingan penyidikan Jaksa Penyidik melakukan penahanan kepada Para Tersangka Dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap Pembangunan Gedung Tiga Ruang Kelas Baru (RKB) pada SMP Negeri 5 Lamboya, Kabupaten Sumba Barat Tahun Anggaran 2017, Selama 20 (Dua puluh) hari ke depan, terhitung mulai tanggal 13 Juni 2024 sampai dengan 2 Juli 2024 di Lembaga Permasyarakatan Kelas II Waikabubak.

Berdasarkan surat perintah penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat Nomor: Print-45/N.3.20/Fd.2/06/2024, Nomor: Print-46/N.3.20/Fd.2/06/2024, dan Nomor: Print-47/N.3.20/Fd.2/06/2024 tanggal 13 Juni 2024 Para Tersangka berinisial PPW, FS dan SUA dengan pertimbangan karena telah memenuhi syarat Subjektif dan Objektif sesuai dengan pasal 21 KUHAP.”dilansir dari media KBRN SUMBA

(Ss**)

Pos terkait

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.