SERGAP.CO.ID
SUMBA TIMUR NTT, || Menciptakan anak usia sekolah yang tidak sekolah untuk merintis usaha mandiri yang di bimbing oleh mitra usaha untuk bersaing dalam dunia usaha serta menumbuhkan rasa memiliki warisan budaya dan tetap eksis di masa yang akan datang serta memberi motivasi bagi peserta guna mempromosikan hasil karya tenun PKW kepada masyarakat lainnya.serta juga untuk perbaikan ekonomi keluarga dengan mendekatkan layanan program UMKM, koperasi dan badan usaha mandiri.
Gagasan serta terobosan yang di lakukan oleh panitia pelaksana dalam penyelengaraan ini patut di angkat jempol di mana kegiatan ini merupakan suatu hal yang harus dilakukan guna mendapatkan fotensi sumber daya manusia yang handal di masa masa yang akan datang.
Terbukti sekian banyak kabupaten kota yang ada di Indonesia,Sumba timur dalam kegiatan pendidikan dan latihan merupakan yang paling banyak pesertanya, ini membuktikan kepedulian pemerintah pusat dan daerah dalam memperhatikan warga bangsanya untuk menjawab tantangan di masa mendatang.
Menurut ketua pelaksana exspo Juniaty Simanullang,S.pd,M.pd. Ketika di kompermasi oleh awak media ini merupakan suatu program dari pusat untuk anak usia sekolah yang tidak sekolah dengan ide dan gagasan kami bisa berbuat itu semua karena dukungan dari pemerintah kabupaten dan pusat dan juga campur tangan lewat saran dan komunikasi yang intens antara sesama serta campur tangan Tuhan. “Ungkapnya.
Menurutnya dengan perekrutan para pendidikan dan latihan ini mereka di bekali ilmu dan ketrampilan serta di bekali alat peralatan guna bisa di emplementasikan di tempat di mana mereka berada atau berdomisili.
Mereka tidak di beri uang tunai namun mereka di beri alat serta bahan untuk kegiatan dalam usaha mereka nantinya.dan ini merupakan perintah dari pusat sehinga kami sebagai pelaksana tidak bisa membijaksanai, terangnya lagi
Para peserta pendidikan dan latihan merasa bersukur dan berterima kasi kepada penyelenggara karena dengan kegiatan ini kami mempunyai kemampuan dan kreativitas guna masa depan kami sendiri.
Semoga kedepannya dengan kegiatan dan exspo tenun warisan budaya bangsa ini menjadikan Sumba timur menjadi lebih terkenal baik tingkat nasional,regional dan internasional dan banyak wisatawan yang berkunjung dan membawah dampak yang positif bagi Sumba timur.
“Sumber: Rafael”
(Mss**)






