Lima Titik Tebing Di Kali Cipogor Ambrol

SERGAP.CO.ID

KABUPATEN TASIKMALAYA, || Sudah beberapa bulan memasuki musim penghujan warga dua Desa yaitu Desa Sukaratu, dan Desa Sukaresik merasa resah karena lima titik tebing atau pinggiran kali Cipogor amrol dari pihak Pemkab Tasik, tidak kunjung memperbaiki padahal laporan dan proposal sudah masuk menurut Kades Sukaratu Iyus Suwardani aliran sungai yang melintas dua Desa Sukaratu dan Desa Sukaresik amrol salah satunya di dusun Cimanggu Rt/04/Rw06 akibat hantaman air yang cukup kencang dan deras.

Bacaan Lainnya

Dengan intensitas yang tinggi hujan mengguyur wilayah tersebut, air meluap dan terjadi bencana yaitu amrol nya pinggiran lima titik, tebing atau pinggiran kali cipogor jebol.

Kepala Desa Sukaratu mengatakan beberapa sawah milik petani tergenangi air dan padi nya rusak berat akibat amrol tersebut dan kemungkinan menjadi gagal panen.

Kades Sukaratu Iyus Suwardani menuturkan kepada Media banjir dan jebol nya pinggiran sungai Cipogor sudah berlangsung lama,akibat pinggiran sungai tidak di tembok dan tanah yang labil akan amrol dan jebol nya karena serapan air dan terjangan air yang cukup kencang dan deras.selain itu Iyus Suwardani menyebut kan akibat pinggir kali Cipogor amrol banyak petani penanam padi merugi karena air dan lumpur masuk kepesawahan yang di tanami padi tersebut.

Dan akibat jebol nya lima titik tebing atau pinggiran kali cipogor kurang lebih 30 hektar pesawahan pengairan nya terganggu,dan mungkin warga yang terdampak oleh amrolnya atau jebol nya kali Cipogor bisa mengakibat kan gagal panen.

Kepala Desa Sukaratu Iyus Suwardani beserta warga nya berharap Kepada Pemkab Tasik untuk segera memperbaiki pinggiran sungai Cipogor yang amrol,agar tidak amrol atau jebol terulang kembali yang mengakibat kan kerugian petani dan mengakibat kan lumpur masuk ke pesawahan dan menjadi epek gagal panen.

Karena tidak kunjung di perbaiki oleh pemkab, Kades Sukaratu bersama perangkat desa sepakat untuk bergotong royong dengan warga setempat memperbaiki.

Tebing atau pinggiran sungai Cipogor yang amrol itu dengan alat dan material yang sederhana yaitu dengan menggunakan alat garpu,cangkul, linggis dan material bambu dan karung berisi tanah, setidak nya bila mana hujan terjadi air dari kali Cipogor tidak terlalu menghatam sawah warga yang di tanami padi yang menjadi harapan untuk kehidupan sehari hari dari bertani menanam padi dan hasil nya untuk memenuhi kebutuhan kehidupan keluarganya

Maka dari itu pemerintah setempat dan masyarakat yang terdampak akibat amrol nya tebing/pinggiran kali Cipogor berharap kepada pemkab Tasik agar segera membantu memperbaiki tebing/pinggiran Kali Cipogor agar terhindar dari musibah banjir yang mengakibatkan amrol atau jebol nya kali tersebut. “Tutur Kades Sukaratu.

(Jajang Hidayat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *