KAB. SUMBA TIMUR, NTT, || Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran TNI melalui pendampingan langsung kepada petani di wilayah binaan. Babinsa Koramil 03/Pahunga Lodu, Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Y. Saekoko, turun langsung mendampingi petani melakukan perawatan tanaman padi di Desa Persiapan Ngalu, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (14/9/2026).
Pendampingan dilakukan di lahan persawahan milik Anton Mbulu dengan luas sekitar satu hektare. Dalam kegiatan tersebut, Sertu Y. Saekoko bersama kelompok tani (Poktan) Mangun Karso melaksanakan penyemprotan untuk mengendalikan hama yang berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman padi.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan TNI terhadap masyarakat, khususnya petani. Pendampingan di lapangan diharapkan membantu petani menjaga kondisi tanaman agar dapat tumbuh secara optimal hingga memasuki masa panen.
Sertu Y. Saekoko mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari upaya membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaannya.
Menurutnya, Babinsa akan terus berupaya hadir bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan pertanian. Tidak hanya saat perawatan tanaman, tetapi juga pada tahapan lainnya sesuai kebutuhan petani.
“Pendampingan kepada petani akan terus dilakukan sebagai upaya membantu meningkatkan hasil pertanian sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah binaan,” ujar Sertu Y. Saekoko.
Dari sisi petani, pengendalian hama menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga produktivitas tanaman padi. Serangan hama yang tidak ditangani dengan baik dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan berpotensi memengaruhi hasil panen. Karena itu, kegiatan penyemprotan dilakukan sebagai langkah perawatan untuk menjaga tanaman tetap sehat.
Sementara itu, Dandim 1601/Sumba Timur Letkol Arm Adwi Prasetya menegaskan bahwa jajaran Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama para petani, melalui pendampingan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.
“Pendampingan ini merupakan wujud nyata kepedulian Babinsa terhadap para petani sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Sinergi antara TNI dan petani diharapkan tidak hanya membantu menjaga produktivitas lahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Sumba Timur.
(Pendim 1601 ST/ms)






