KAB. SUMBA TIMUR, || Solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Flores digaungkan dari Kabupaten Sumba Timur. Sejumlah elemen masyarakat mengikuti kegiatan Doa Bersama untuk Flores yang digelar Tim Waingapu Collective di Taman Sandalwood, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pasi Intel Kodim 1601/Sumba Timur Kapten Inf Hendrik Karamulla. Kehadiran jajaran Kodim menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan berbagai elemen masyarakat.
Doa bersama tersebut menjadi ruang untuk menyatukan kepedulian dan dukungan moral bagi masyarakat Flores. Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas antarmasyarakat tetap penting ketika saudara sebangsa membutuhkan dukungan.
Tidak hanya diikuti unsur TNI, kegiatan tersebut juga mempertemukan berbagai elemen masyarakat. Kehadiran lintas kelompok menunjukkan bahwa kepedulian kemanusiaan dapat menjadi titik temu di tengah keberagaman masyarakat.
Semangat persatuan dan kebersamaan menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut. Dukungan yang disampaikan melalui doa diharapkan dapat menjadi penguat moral bagi masyarakat Flores sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antardaerah.
Bagi Kodim 1601/Sumba Timur, keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan seluruh komponen masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan juga diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan Doa Bersama untuk Flores di Taman Sandalwood sekaligus memperlihatkan bahwa solidaritas tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Kepedulian, doa, dan kebersamaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan kepada sesama.
Dari Waingapu, pesan persaudaraan tersebut diharapkan terus terjaga, tidak hanya dalam momentum tertentu, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
(Ms)






