Ade Rohmat Siap Mencalonkan Kepala Desa Cikahuripan, Program Kerja Nyata, Fokus Ekonomi, Wisata dan Transparansi

SERGAP.CO.ID

KAB. SUKABUMI, || Calon Kepala Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Ade Rohmat, S.M., menyatakan komitmennya untuk mendorong pembangunan desa yang lebih cepat, nyata, transparan, serta melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Ade Rohmat saat memaparkan visi, misi, serta sejumlah gagasan program yang akan dijalankan apabila dirinya mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Cikahuripan.

Ade Rohmat berharap pelaksanaan agenda pemilihan kepala desa pada 30 Agustus 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.

“Yang pertama, dimohon untuk kondusivitas di acara 30 Agustus 2026. Semoga acaranya berjalan lancar, tertib dan tidak ada ekses. Yang penting itu,” ujar Ade Rohmat.

Menurutnya, Cikahuripan memiliki banyak potensi yang selama ini belum sepenuhnya diberdayakan. Karena itu, momentum pergantian antarwaktu (PAW) kepala desa harus dimanfaatkan untuk menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat.

“Jadikan momentum setahun ini bukan hanya sebatas pergantian antarwaktu saja. Kita harus kerja cepat, kerja nyata untuk warga masyarakat Cikahuripan,” katanya.

Dorong Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi

Salah satu program yang menjadi perhatian Ade Rohmat adalah penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, koperasi dapat menjadi salah satu tulang punggung perekonomian desa apabila dikelola secara profesional dan dikolaborasikan dengan potensi lokal.

“Potensi kita ada agrowisata dan pertanian. Saya harap koperasi bisa menjadi semacam lokomotif untuk bagaimana peredaran ekonomi di desa sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Selain koperasi, ia juga menyampaikan komitmen untuk memperkuat kelompok tani. Potensi pertanian masyarakat, menurutnya, dapat diarahkan agar memiliki pasar yang jelas, termasuk mendukung kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Potensi Wisata Cikahuripan Akan Dikembangkan

Ade Rohmat juga menyoroti sektor pariwisata sebagai salah satu potensi unggulan Desa Cikahuripan.

Ia menyebut Air Cikahuripan sebagai salah satu destinasi yang telah dikenal dan dikunjungi wisatawan dari luar daerah, namun masih membutuhkan penataan.

“Air Cikahuripan banyak didatangi wisatawan, tetapi belum tertata dengan rapi. Ke depan akan kita tata sedikit demi sedikit,” tuturnya.

Selain itu, terdapat pula potensi wisata edukatif Pulang Jawa yang menurutnya dapat dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Transparansi Anggaran Melalui Digitalisasi

Dalam aspek pemerintahan desa, Ade Rohmat menilai waktu kepemimpinan yang relatif singkat harus dimanfaatkan untuk membangun sistem dan kelembagaan yang kuat.

Salah satunya melalui digitalisasi pelayanan dan keterbukaan informasi mengenai pengelolaan anggaran desa.

“Digitalisasi penting, karena setiap anggaran yang keluar dari desa bisa dimonitor oleh masyarakat secara transparan,” katanya.

Ia juga menekankan,  pentingnya menciptakan pelayanan pemerintahan yang baik serta membangun keharmonisan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Bangun Kolaborasi Lintas Sektor

Ade Rohmat menilai pembangunan desa tidak dapat dilakukan pemerintah desa seorang diri. Karena itu, ia menawarkan konsep kolaborasi dengan berbagai unsur, mulai dari masyarakat, pemerintah, legislatif, akademisi hingga praktisi.

Kolaborasi dengan masyarakat akan melibatkan sesepuh kampung, tokoh masyarakat, tokoh perempuan dan pemuda.

Sementara dengan pemerintah daerah, ia berharap dapat bersinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mendukung pelatihan ketenagakerjaan, pengembangan potensi wisata, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan sumber daya manusia.

Ia juga berharap dukungan legislatif dapat mengawal aspirasi masyarakat agar tidak berhenti pada pembahasan administratif, tetapi benar-benar diwujudkan di lapangan.

“Setiap aspirasi atau ajuan saya harapkan tidak hanya di atas meja, tapi sampai ke lapangan,” tegasnya.

Selain itu, akademisi akan dilibatkan sebagai mentor untuk pengembangan BUMDes, koperasi serta peningkatan kapasitas aparatur desa.

Sementara para praktisi di bidang pariwisata, koperasi, UMKM dan sektor lainnya diharapkan dapat menjadi mitra dalam mengembangkan potensi Desa Cikahuripan.

Berbekal Pengalaman di Pemerintahan Desa dan Organisasi

Ade Rohmat menjelaskan, keinginannya maju sebagai calon kepala Desa Cikahuripan juga dilatarbelakangi pengalaman lebih dari dua tahun di pemerintahan desa.

Menurutnya, pengalaman tersebut membuat dirinya memahami berbagai persoalan dan kebutuhan yang dihadapi masyarakat maupun pemerintahan desa.

“Saya tahu mana genteng yang bocor yang harus ditambal, pintu mana yang rusak yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Selain pengalaman di pemerintahan desa, Ade Rohmat menyebut dirinya memiliki pengalaman dalam organisasi kampus, HMI hingga lembaga swadaya masyarakat (NGO). Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal untuk menghadapi berbagai persoalan sosial serta membangun komunikasi dengan masyarakat.

Ia juga menyebut kan, Alhamdulilah dorongan dari  orang tua dan dukungan masyarakat sekitar menjadi salah satu motivasi dirinya untuk ikut dalam kontestasi pemilihan kepala Desa Cikahuripan.

Secara administratif, Desa Cikahuripan disebut memiliki 4 kedusunan, 11 RW dan 44 RT.

“Secara pribadi, mental, pikiran, intelektual maupun spiritual, saya siap,” pungkas Ade Rohmat.

 

(Agus Salim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *