Dari Kampus ke Lapangan, Semangat Mahasiswa Telkom Pantau Infrastruktur Banjir di Dayeuhkolot

SERGAP.CO.ID

KAB BANDUNG – Komitmen memastikan setiap usulan ditindaklanjuti dengan tepat dan berfungsi maksimal, Tim Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik infrastruktur, Sabtu (29/8).

Bacaan Lainnya

Kali ini, tim Pentahelix turut didampingi empat mahasiswa Telkom University Bandung, salah satunya adalah Aulia Mulia Hernawan atau akrab disapa Iyan.

Keterlibatan Iyan bukan hal baru. Di sela kesibukannya menuntut ilmu, ia dikenal aktif menyumbangkan tenaga dan pikirannya bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Dayeuhkolot.

Ia merupakan anggota aktif Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah, Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, dan kini dipercaya turut serta dalam barisan Tim Pentahelix, wadah kolaborasi lintas sektor yang digagas Pemkab Bandung di bawah arahan Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS).

“Bagi kami, ini pengalaman yang sangat berarti. Tidak hanya belajar secara akademik, tetapi kami juga bisa melihat langsung kondisi di lapangan dan ikut berkontribusi bersama Pentahelix,” ungkap Iyan di sela kegiatan pemantauan.

Semangat keterlibatan generasi muda ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto.

“Kami tentu mengapresiasi keterlibatan teman-teman mahasiswa yang selama ini ikut turun bersama Pentahelix. Kehadiran generasi muda seperti mereka menjadi energi positif yang menyegarkan kegiatan di lapangan,” ujar Tri sambil tersenyum.

Peninjauan kali ini difokuskan pada pemantauan hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan atas usulan Pentahelix oleh berbagai instansi terkait, meliputi BBWS Citarum, Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Dinas Bina Marga, PLN, hingga Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung.

Tri Rahmanto menegaskan, langkah ini bukan bermaksud mencari-cari kekurangan, melainkan bentuk pengawasan tulus serta memastikan agar infrastruktur benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.

“Dari hasil pengecekan, ditemukan beberapa pintu air yang kondisinya perlu segera mendapat perbaikan dari pihak PUTR. Selain itu, ada juga saluran pembuangan duckbill yang karet penutupnya sudah hilang atau terlepas,” papar Tri.

Ia menambahkan, temuan tersebut sudah disampaikan kepada dinas terkait, dan akan segera dikirimkan surat resmi guna tertib administrasi serta penanganan lebih lanjut.

Perbaikan ini dinilai mendesak agar aliran air dapat dikendalikan optimal, terutama saat debit air naik guna mencegah banjir dan luapan yang merugikan warga.

“Tim Pentahelix Dayeuhkolot akan rutin memantau dan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang. Tujuannya sederhana yaitu memastikan setiap pekerjaan selesai dengan baik dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Dayeuhkolot,” pungkas Tri Rahmanto.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *