SOE, || Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) periode baru resmi dilantik di Aula Kantor Bupati TTS, Jumat (21/8/2026).
Stephen Tafui dikukuhkan sebagai Ketua KADIN TTS yang baru, menggantikan kepemimpinan sebelumnya, dalam sebuah upacara yang dihadiri langsung oleh Bupati TTS Eduard Markus Lioe dan Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto.
Pelantikan yang dipimpin oleh Bobby Lianto ini juga disaksikan oleh jajaran pengurus KADIN NTT, termasuk Wakil Ketua Yes Natonis, Direktur Eksekutif Mercy Siubelan, serta Anggota Dewan Pakar Stefanus Tani Temu, Adios Asbanu, dan Patrick. Rangkaian acara dibuka dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan ekonomi dan mendoakan korban gempa bumi di Flores, mencerminkan kepedulian dunia usaha terhadap situasi nasional saat ini.
Usai dilantik, Ketua KADIN TTS yang baru, Stephen Tafui, menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi erat dengan Pemerintah Kabupaten TTS. “Kami siap berkolaborasi, bersinergi, dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten TTS untuk bersama-sama membangkitkan perekonomian TTS,” ujarnya dengan tegas.
Dukungan Nyata: 60 Titik Dapur Makan Bergizi Gratis di Desa Terpencil
Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto, mengungkapkan bahwa kiprah KADIN TTS sebenarnya telah berjalan bahkan sebelum pelantikan resmi. Salah satu bukti nyata adalah dukungan KADIN NTT dalam pembangunan 60 titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), termasuk daerah-daerah yang sulit dijangkau investor.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama. KADIN NTT mengambil peran untuk mendukung pembangunan di 60 titik di desa-desa yang sangat terpencil. Saat ini sudah banyak yang selesai 100 persen dan siap beroperasi,” kata Bobby. Ia menambahkan bahwa dapur-dapur tersebut kini tinggal menunggu koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mulai beroperasi melayani masyarakat.
Usai menghadiri pelantikan, Bobby Lianto bersama rombongan langsung meninjau salah satu dapur MBG yang telah rampung dibangun di Desa Bikekneno, Kecamatan Mollo Selatan. Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan kesiapan fasilitas untuk mendukung program gizi bagi warga setempat.
Melirik Potensi Wisata dan Perkebunan TTS
Selain meninjau infrastruktur sosial, rombongan KADIN NTT juga mengeksplorasi potensi wisata alam di kawasan Bikekneno. Keindahan pegunungan Mollo dinilai memiliki daya tarik tinggi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata, khususnya wisata camping dan ekowisata.
Bobby menekankan bahwa TTS menyimpan potensi ekonomi yang luar biasa, mulai dari pariwisata pegunungan, kelautan, budaya, hingga sektor pertanian dengan tanah yang subur. “Potensi TTS sangat luar biasa. Tidak hanya pariwisata, tetapi juga pertanian, budaya, dan berbagai potensi lainnya yang dapat menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati TTS Eduard Markus Lioe menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan KADIN. Ia menegaskan bahwa Pemkab TTS siap bersinergi penuh untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat. Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab TTS telah menyiapkan kantor operasional untuk KADIN TTS.
Bupati juga menyoroti program pengembangan perkebunan kakao dan kelapa di TTS. Ia berharap KADIN NTT dapat turut serta mendukung pengembangan komoditas ini agar memberikan nilai tambah ekonomi dan kesejahteraan bagi petani lokal. Dengan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, TTS optimis dapat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi pasca-bencana maupun dalam kondisi normal.
(Desy)






