KAB. SUMBA BARAT DAYA, || Sebanyak 750 peserta dari 35 Gugus Depan (Gudep) mengikuti Perkemahan Pramuka Ranting Wewewa Timur dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mondo Mia, Desa Mareda Kalada, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, tersebut mendapat monitoring langsung dari jajaran Polsek Wewewa Timur.
Kapolsek Wewewa Timur IPDA Adi Ariadi Amin bersama sejumlah anggota hadir untuk memantau sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Upacara pembukaan dilaksanakan pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Kegiatan dipimpin Ketua Gugus Ranting Wewewa Timur, Yohanes Malo Ngongo, S.Pd., dan dihadiri Kapolsek bersama anggota, Babinsa Wewewa Timur Kopka Romanus Kefi, para kepala sekolah, pembina Pramuka serta ratusan peserta perkemahan.
Perkemahan tersebut mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut menjadi penegasan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berorientasi pada kegiatan kepemudaan, tetapi juga memiliki ruang untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap persoalan pembangunan.
Besarnya jumlah peserta menunjukkan tingginya partisipasi pelajar dan generasi muda dalam kegiatan kepramukaan di wilayah Wewewa Timur. Dengan melibatkan 35 Gudep, perkemahan diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembentukan karakter melalui kegiatan yang mengedepankan kedisiplinan, kebersamaan dan tanggung jawab.
Rangkaian upacara pembukaan berlangsung dengan tertib. Kegiatan diawali persiapan pasukan dan penghormatan, laporan pemimpin upacara, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya.
Selanjutnya dilaksanakan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan Dwi Dharma dan Dasa Dharma Pramuka.
Upacara kemudian dilanjutkan dengan amanat pembina upacara, menyanyikan Hymne Pramuka, lagu Bagimu Negeri dan Syukur, pembacaan doa, hingga penutupan secara resmi.
Di tengah berlangsungnya kegiatan yang melibatkan ratusan peserta, kehadiran aparat keamanan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana. Monitoring kepolisian dilakukan sebagai langkah preventif, terutama karena kegiatan berlangsung dalam format perkemahan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar.
Dari sisi kepolisian, pengamanan kegiatan masyarakat tidak hanya diarahkan pada kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kegiatan pendidikan dan kepemudaan seperti Pramuka juga perlu mendapatkan perhatian agar berlangsung aman dan memberikan ruang yang nyaman bagi peserta.
Perkemahan Pramuka Ranting Wewewa Timur dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 15 Agustus 2026.
Hingga upacara pembukaan berakhir sekitar pukul 17.30 WITA, seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, tertib dan lancar.
Kehadiran Polsek Wewewa Timur bersama unsur TNI diharapkan dapat terus mendukung terciptanya situasi kondusif selama kegiatan berlangsung, sekaligus memastikan ratusan peserta dapat mengikuti seluruh agenda perkemahan dengan aman.
(Ms)






