Pererat Silaturahmi di Tengah Duka, Mirza Khairul Cahya Hadiri Takziah Ayah Ketua DPRD Sumsel Bersama Tommy Jambul Dan Candra

SERGAP.CO.ID

PALEMBANG, || Waktu boleh berlalu, namun rasa kehilangan sosok ayah tercinta tak mudah sirna. Suasana haru masih menyelimuti keluarga Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, saat digelarnya takziah hari ketujuh wafatnya sang ayahanda tercinta, Almarhum H. Agustjik bin H. Nain, di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumsel, Senin ba’da Ashar (22/6/2026).

Bacaan Lainnya

Doa-doa lirih yang dipanjatkan para tamu seakan menjadi penguat bagi keluarga besar yang tengah berduka. Kerabat, sahabat, tokoh masyarakat, ulama, hingga pejabat daerah tampak hadir, memberikan dukungan moril dan mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Di antara para pelayat, hadir Mirza Khairul Cahya, SE., Bidang Kerjasama Ormas dan Penggalangan Strategis DPD Golkar OKU. Ia datang bersama Ketua LSM SAKTI Tomi Jambul serta Kaperwil Sumsel Media Sergap Candra, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan belasungkawa kepada keluarga besar Andie Dinialdie.

Rangkaian takziah diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Surat Yasin, kemudian dilanjutkan sambutan keluarga yang disampaikan langsung oleh Andie Dinialdie, SE., MM. Dengan suara bergetar menahan haru, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para tamu yang tak henti memberikan doa serta perhatian sejak kepergian ayahandanya.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan doa yang dipanjatkan untuk almarhum ayahanda kami. Semoga segala kebaikan yang diberikan kepada keluarga kami dibalas oleh Allah SWT,” ucapnya.

Bagi keluarga dan masyarakat yang mengenalnya, H. Agustjik bin H. Nain bukan sekadar seorang ayah, tetapi juga sosok panutan yang sederhana, religius, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Keramahan dan kebijaksanaannya membuat almarhum dikenang dengan penuh hormat oleh berbagai kalangan.

 

Takziah hari ketujuh ini menjadi lebih dari sekadar tradisi. Ia menjadi ruang untuk mengenang jejak kebaikan, meneladani nilai-nilai kehidupan yang diwariskan almarhum, sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah suasana duka.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah keluarga dengan para tamu yang hadir. Meski kesedihan masih terasa, kehangatan kebersamaan dan lantunan doa yang mengalir menjadi pengingat bahwa setiap perpisahan akan selalu meninggalkan kenangan indah yang abadi di hati orang-orang yang mencintainya.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat yang paling mulia di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal Alamin

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *