KAB. SUMBA TIMUR, || Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional tidak hanya dilakukan melalui program-program besar, tetapi juga diwujudkan lewat pendampingan langsung kepada petani di lapangan. Hal itu terlihat saat Babinsa Koramil 02/Rindi Umalulu Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu Syamsurijal, membantu petani menjemur padi hasil panen di Desa Wanga, Kecamatan Rindi Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Minggu (21/6/2026).
Meski bertepatan dengan hari libur, Sertu Syamsurijal tetap hadir di tengah masyarakat untuk mendampingi petani dalam proses pascapanen. Bersama warga, ia membantu menjemur gabah agar proses pengeringan berlangsung optimal sehingga kualitas hasil panen tetap terjaga dan memiliki nilai jual yang baik.
Sertu Syamsurijal mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dijalankan Babinsa dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat desa.
“Sebagai Babinsa, kami selalu siap membantu masyarakat. Pendampingan kepada petani mulai dari masa tanam hingga pascapanen merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh hasil panen yang melimpah, tetapi juga oleh proses penanganan pascapanen yang baik. Karena itu, keterlibatan Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membantu petani dalam menjaga kualitas hasil produksi.
Sementara itu, para petani menyambut positif kehadiran Babinsa yang turun langsung membantu pekerjaan mereka. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah aktivitas pertanian dinilai memberikan semangat tersendiri bagi petani, sekaligus menunjukkan kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat.
Para petani berharap pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan karena tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di pedesaan.
Kegiatan yang dilakukan Sertu Syamsurijal menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan petani dalam mendukung ketahanan pangan. Melalui kebersamaan dan gotong royong, berbagai tantangan di sektor pertanian diharapkan dapat dihadapi dengan lebih baik, sehingga produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan masyarakat semakin terjaga.
(Ms)






