LOWA SUMBA TENGAH NTT,||Di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, masih ada juga petani masih mempertahankan tradisi lama dalam mengelola sawah mereka.Salah satunya di Desa Lowa,kecamatan URGB,kabupaten Sumba Tengah Nusa Tenggara Timur (NTT) jauh dari Akses jalan,sehingga sebagian petani masih menggunakan kerbau untuk menghancurkan sawah sebelum menanam padi,”pantauan media.12/1/2026.
Para petani di Desa Lowa,percaya bahwa menggunakan kerbau untuk menghancurkan sawah dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan panen yang lebih baik.Menggunakan kerbau untuk menghancurkan sawah adalah tradisi yang telah dilakukan oleh leluhur kami sejak dulu.
Ditemui media dilokasi tersebut,Sapaan BPK Intan percaya bahwa kerbau dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan panen yang lebih baik.Proses menghancurkan sawah dengan kerbau ini dilakukan dengan cara diusir keliling oleh orang yang tahu caranya,kerbau tersebut berjalan keliling di atas sawah yang telah dibasahi.Kerbau akan menghancurkan tanah dan membuatnya menjadi lebih lunak dan siap untuk ditanami,”jelasnya
Ia juga menjelaskan lebih detail,Meskipun menggunakan kerbau untuk menghancurkan sawah masih menjadi tradisi di Desa kami sebagian petani,namun beberapa petani juga telah mulai menggunakan teknologi modern seperti traktor untuk membantu proses pertanian.Namun, mereka tetap mempertahankan tradisi menggunakan kerbau karena percaya bahwa hal ini dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah.
Menggunakan kerbau untuk menghancurkan sawah tidak hanya membantu meningkatkan kesuburan tanah, tapi juga dapat membantu mengurangi biaya”sebutnya
(Ms)






