BLITAR, || Dalam upaya meningkatkan deteksi dini kasus Tuberculosis (TBC), UPT Puskesmas Wonodadi melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) dengan metode skrining X-Ray. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari di fasilitas kesehatan .
Kepala UPT Puskesmas Wonodadi, drg. Ari Susanti menjelaskan bahwa kegiatan ACF ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Wonodadi. “Dengan menggunakan metode X-Ray, kita dapat mendeteksi gejala TBC lebih awal dan memberikan pengobatan yang tepat kepada pasien,” ujarnya.
Proses skrining TBC dengan metode X-Ray ini dilakukan dengan cara yang mudah dan cepat. Pasien hanya perlu melakukan pemeriksaan X-Ray dada dan menunggu hasilnya. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan gejala TBC, maka pasien akan dirujuk ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kegiatan ACF ini dilaksanakan selama satu hari, mulai dari pukul 08.00 sampai selesai yang dilaksanakan 2 desember 2025 Dalam kurun waktu tersebut, UPT Puskesmas Wonodadi menargetkan untuk melakukan skrining TBC kepada ratusan warga di wilayah kerja Puskesmas Wonodadi.
Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam kegiatan ACF ini. Dengan melakukan skrining TBC, masyarakat dapat mengetahui status kesehatan mereka dan mendapatkan pengobatan yang tepat jika terdeteksi memiliki gejala TBC.
UPT Puskesmas Wonodadi bekerja sama dengan tim yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya untuk melaksanakan kegiatan ACF ini. Tim ini bekerja secara profesional dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien.
Setelah pelaksanaan kegiatan ACF selesai, UPT Puskesmas Wonodadi akan melakukan analisis hasil pemeriksaan dan memberikan pengobatan kepada pasien yang terdeteksi memiliki gejala TBC. Hasil pemeriksaan juga akan digunakan untuk memantau kemajuan program penanggulangan TBC di wilayah kerja Puskesmas Wonodadi.
drg.Ari Susanti mengajak masyarakat untuk melakukan skrining TBC secara rutin dan tidak takut untuk melakukan pemeriksaan jika memiliki gejala yang mencurigakan. “Dengan melakukan skrining TBC, kita dapat mendeteksi gejala TBC lebih awal dan memberikan pengobatan yang tepat,” pungkasnya
(Dar )






