Rempug ORMAS dan LSM Bekasi : Bukan Jaga Jakarta, tapi ini Jaga Kabupaten Bekasi

SERGAP.CO.ID

KABUPATEN BEKASI, || Bukan hanya warga Jakarta yang kampanye Jaga Jakarta, tapi warga Kabupaten Bekasi juga kampanye besar-besaran Jaga Kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

Demikian hasil notulen Rempug Bareng Ormas dan LSM dalam rangka menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman dan kondusif di Kabupaten Bekasi.

Acara yang digelar di Resto Warna Warni, Rabu, 12 November 2025 itu dihadiri sebanyak 56 pimpinan organisasi masyarakat (ormas), organisasi profesi (orprof) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bekasi.

Ormas, orprof dan LSM tersebut, diantaranya yakni Ormas GIBAS (Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi), Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Pejuang Siliwangi (PS), Gerakan Masyarakat Bersatu (GMB), Komando Pejuang Merah Putih (KPMP), Cakra Sakti Nusantara (CSN), Forum Remaja dan Mahasiswa (Formasi) Bekasi Raya dan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA).

Lalu, Pusbakum AOB, GOBB, AHLI, Barisan Nasional Patriot Sejati Indonesia (BANASPATI), Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia (PPBNI) Satria Banten, KOBAH, Ikatan Pemuda Indonesia (IPI), Jawara Jaga Kampung (JAJAKA), Garda Bangsa Reformasi (GBR), Prabu Satu Nasional (PSN), dan Padjajaran Siliwangi.

Berikut beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam Rempug Bareng Ormas dan LSM tersebut.

1. Samsudin GARDA Bekasi : Banyak pabrik baru agar dibagi pengelolaan limbah ke ormas, minimal sampah area perusahaan besar bisa dikelola. Pembuatan LPK untuk mengakomodir soal pengangguran dan usaha dari setiap desa (untuk pelatihan dan dikelola oleh desa).

2. Minin Muslim JAJAKA : Banyak oknum memanfaatkan lahan lahan basah. Banyak warga yg digusur alasan bangli tanpa kerohiman, dibiarkan terlantar. Utamakan kontraktor pekerjaan di Kabupaten Bekasi berasal dari pengusaha Kabupaten Bekasi. Pekerjaan dan pengangguran masih banyak.

3. Doni Ardon SMSI : Pemanfaatan potensi anggaran di Diskominfo dikerjasamakan dengan organisasi perusahaan media konstituen Dewan Pers dalam hal verifikasi perusahaan pers. Libatkan SMSI selaku konstituen Dewan Pers.

4. Jito FORMASI : Siap mengawal pemerintahan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, mengawasi kinerja SKPD. Banyak sarjana yg msh menganggur.

5. Eko LMP : Semua ormas/LSM jangan mau diadu oleh pengusaha yang punya kepentingan pribadi.

6. Marpaung BRIGEZ : Banyak warga yang tinggal di Bangli digusur yang berasal dari wong cilik. Pasca penggusuran akan dibuat apa ? Bentuk Tim Pengentasan Pengangguran. Pajak transaksi penjualan limbah tidak dibebankan kepada pengusaha limbah. Regulasi limbah yang bernilai ekonomis.

7. Ebong Hermawan AOB : Mari kita jaga dan mengawal kepemimpinan Bupati Bekasi dan Wakil Bupati Bekasi yang merupakan putra daerah asli Kabupaten Bekasi untuk menata Kabupaten Bekasi lebih baik. Tidak setuju dengan ucapan Gubernur melabel Bupati Bekasi sebagai RAJA BONGKAR.

8. Suranto PUSBAKUM : Momen Rembug Bareng harus berkelanjutan, minimal setiap bulan, mengundang SKPD dan Wakil Rakyat ajak diskusi di luar kantor, AOB tetap membiayai.

Reporter: Dede Bustomi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *