KAB. BEKASI, || Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, terus menunjukkan kiprahnya sebagai fasilitas kesehatan andalan masyarakat pesisir utara. Meski dengan keterbatasan, rumah sakit ini berhasil menghadirkan pelayanan prima dan meraih berbagai prestasi.
Sejak berdiri pada 2017, RSUD Cabangbungin menghadapi tantangan besar dalam pemenuhan kebutuhan layanan. Pada 2022, keterisian tempat tidur hanya 17,4 persen dari total 50 tempat tidur.
Namun, angka itu melonjak tajam menjadi 80 persen pada 2024, bahkan pada lima bulan terakhir di 2025 mencapai lebih dari 100 persen. Kondisi ini sekaligus menjadi tantangan dalam menjaga kualitas pelayanan.
Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Cabangbungin, dr. Erni Herdiani, sejumlah capaian prestisius berhasil diraih.
RSUD Cabangbungin meraih Juara 1 dan masuk Top 5 Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2024 kategori Inovasi Pemerintah Daerah.

Pada 2025, rumah sakit ini juga berhasil meraih Juara 1 Inovasi Perangkat Daerah serta menjadi finalis tingkat nasional Kompetisi Pelayanan Publik.
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pun mencapai skor 90,38 dengan kategori “sangat baik”.
Selain itu, RSUD Cabangbungin juga mendapat predikat Reformasi Birokrasi kategori A dari pemerintah daerah.
Tingkat hunian rawat inap (BOR) bahkan mencapai 116,5 persen pada Juni 2025, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit ini.
Dari sisi kinerja keuangan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema BLUD meningkat signifikan, dari Rp1,4 miliar menjadi Rp10 miliar atau naik 90 persen.
Pemerintah Kabupaten Bekasi pun menyiapkan rencana pengembangan, termasuk pembangunan gedung baru berlantai empat yang ditargetkan mulai 2026. Jumlah tempat tidur akan ditambah dari 50 menjadi 122 unit, termasuk fasilitas ICU, PICU, dan NICU.
“Ini bukti bahwa keterbatasan fasilitas bukan halangan bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik. Justru, keterbatasan menjadi motivasi agar RSUD Cabangbungin tumbuh lebih cepat sejajar dengan rumah sakit besar lainnya,” ujar dr. Erni Herdiani, Kamis (4/9/2025).
Dengan capaian tersebut, RSUD Cabangbungin diharapkan tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat pesisir, tetapi juga ikon inovasi pelayanan publik di Kabupaten Bekasi.
(Dede Bustomi)






