Danrem 161/WS,Mengikuti Rangkaian Isra Mi’raj, Bersama KASAD Melalui Video Conference

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Komandan Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf.Febriel Buyung Sikumbang, S.H.,M.M.,ikuti rangkaian Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, terlihat bersama Wakil Sekretaris umum MUI NTT Farhan Suhada, S.S.Sos.,M.Si,Kepala Staf Korem 161/WS para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti Dan/Kabalak jajaran Korem 161/WS dan seluruh para prajurit TNI-PNS Korem 161/WS,di Mesjid Nurul Wathan Asrama TNI-AD Kuanino.Minggu (19/02/2023).

Bacaan Lainnya

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yang diselenggarakan dengan Istighosah Kubro.Kasad menyampaikan pada saat sambutannya selaku Kasad dan saya pribadi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas undangan dan terselenggaranya acara ini, Isra Miraj merupakan perjalanan spritual yang luar biasa sekaligus merupakan salah satu Mukjijat atau tanda kenabian Muhammad SAW ,puncak pertemuan peristiwa Isra Miraj adalah pertemuan antara Muhammad SAW dengan Allah SWT untuk mendapatkan perintah tentang Sholat.”Peristiwa Isra Miraj menurut pendapat beberapa Alim Ulama juga memiliki dimensi pemahaman tentang Syariah,Syarikat dan Hakikat”.Kata Kasad.

“Pertemuan paling bersejarah antar mahkluk ciptaan Allah SWT dengan sang Khalik dari segala sesuatu yang ada di Alam Semesta jagad raya ini,kita khusus prajurit TNI AD peristiwa Isra Miraj memberikan pelajaran dan keteladanan tentang ketaatan terhadap perintah sekaligus keteladanan kepedulian Pemimpin terhadap anak buah,disatu sisi Rasulullah mentaati perintah yang diberikan oleh Allah SWT namun disisi lain Rasullullah memikirkan kemampuan umatnya untuk menjalankan perintah tersebut.Saya berharap peringatan Isra Miraj yang diperingati melalui kegiatan Istighosah dapat meningkatan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT serta dapat mengiplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”.Tuturnya.

Kegiatan Istighosah ini adalah merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan meperbanyak Zikir dan Do,a dengan harapan kita semua mendapatkan ketenangan batiniah dan semakin kuatnya keiklasan dan kesabaran dalam menerima musibah dan bencana sebagai ujian dari Allah SWT serta mampu kembali bangkit ke arah perbaikan dalam kehidupan yang lebih baik,di tengah dinamika kehidupan yang semakin dinamis dan kompleks di butuhkan jalinan kerjasama dan toleransi kehidupan beragama serta terjalinnya sinergitas antara TNI,Ulama serta komponen bangsa lainnya dengan mengedepankan persaudaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa ,dalam setiap kesempatan saya selalu menyampaikan kepada Prajurit TNI AD bahwa AD harus selalu berada di tengah-tengah kesulitan rakyat apapun bentuknya, kesulitan tersebut serta harus selalu menjadi solusi karena rakyat lah ibu kandung dari TNI AD, prajurit AD harus selalu berada di hati rakyat dan rakyat Indonesia akan selalu berada di AD, mari kita seling bahu membahu dan gotong royong saling berbagi saling menguatkan dan saling mendo,akan dalam menghadapai berbagai persoalan, ujian dan musibah yang melanda Negeri ini,”kita juga sama-sama mendoa,kan para pemimpin Bangsa yaitu Bapak Presiden dan Wakil Presiden Indonesia serta jajarannya pimpinan DPR,MPR yang sedang terus berjuang dan mengabdi semoga diberikan kekuatan kesehatan rahman dan rahim dalam memimpin Negeri ini”,imbuhnya.

Sambutan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin saat menghadiri Muhasabah dan Istighosah Doa Keselamatan Bangsa dalam momentum peringatan Isra Mikraj 1444 H, di Masjid Agung Cianjur, Jawa Barat, Ahad, yang dihadiri Kasad Jenderal TNI Dudung.”Yang saya hormati, Bapak Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, saya nyebutnya jenderal santri. Karena memang beliau ini santri sebenarnya,” Ucap Wapres.

Wapres mengetahui bahwa jendral Dudung merupakan lulusan Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Jawa Barat.Makanya tidak heran kalau (beliau) bikin istigasah, bikin zikir, bikin doa, dan salat subuh karena beliau adalah jemdral santri,Wapres berharap ke depan akan banyak jenderal-jenderal santri di Indonesia.”Menurut Wapres,santri memiliki komitmen keagamaan dan komitmen kebangsaan karena santri dari dulu berjuang untuk membela negara”.Ujarnya.

Komandan Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf.Febriel Buyung Sikumbang, S.H.,M.M.,selesai mengikuti rangkaian kegiatan istigatsah kubra Dzikir dan Doa Keselamatan Bangsa,melalui ‘Video Conference’momentum peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H/2023 M,dimana Isra Mi’raj ini dilakukan Do’a bersama diseluruh wilayah dan dipusatkan di Cianjur dimana hadir Bapak Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin,Bapak Kasad pengurus MUI para habaip para santri dan ini dilakaukan juga di seluruh Indonesia dilakukan secara Live bersama-sama dalam kaitannya ada kerinduan bapak Kasad.”Ada berzikir,berdoa untuk keselamatan bangsa dan Negara kita khususnya,supaya kehidupan berbangsa dan bernegara bisa berjalan lebih baik lebih aman tentram tentu itu membutukan Do’a dari umat Muslim yang hari ini merayakan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW”.Kata Danrem.

Secara umum Angkatan Darat (AD) selalu menjadi bagian dari proses pembangunan bangsa dimana kita tau bahwa TNI-AD berada di seluruh pelosok Negri siap membantu pemerintah baik pemerintah pusat Daerah dalam proses pembangunan khusus di NTT ini kiprah TNI-AD dalam hal ini Korem 161/WS saya pikir sudah berjalan dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat yang ada di Provinsi NTT ini ada program TNI Manunggal air dimana ini sangat-sangat bermanfaat karna bisa mendekatkan dan memudakan akses masyarakat terhadap kebutuhan air baik untuk sehari-hari maupun untuk lahan pertanian

“Lanjut Danrem,akan ada pembukaan-pembukaan lahan sehingga lahan itu menjadi produktif seperti lahan jagung itu memanfaatkan keberadaan masyarakat dilakukan kerja sama sehingga hasil yang didapat sangat bermanfaat bagi masyarakat yang di tempat pembukaan lahan tersebut. “adapun proses ataupun upaya mengatasi Stunting dimana Korem 161 melakukan kerjasama dengan pemerintah Provensi dalam membangun sentra -sentra pengolahan Kelor untuk kebutuhan masyarakat untuk mengatasi Stunting”.Ujarnya.

Dua minggu lalu bapak Pangdam IX/Udayana mencanangkan kegiatan Prajaraksaka peduli rakyat dengan melakukan kegiatan renofasi rumah tidak layak huni ( RTLH ) untuk tahap pertama ini Korem 161 mendapatkan 30 unit rumah yang tersebar di Provinsi NTT.”Dari pihak Korem juga bekerjasama dengan pihak terkait dari pihak perbankan rencana akan ada tambahan 15 unit dari Korem 20 unit dari program rehabilitas rumah tidak layak huni (RTLH) untuk masyarakat NTT”.Tandasnya.( Penrem)

(Mss**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *