SERGAP.CO.ID
MUARA ENIM, || Bak jamur tumbuh di musim hujan tempat hiburan karoke di kota Muara Enim maupun di dalam Kota Kecamatan di Kabupaten Muara Enim ini tumbuh subur tampa perlu nya izin secara selektif dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Ini terlihat dari berbagai tempat hiburan karoke di sepunggir jalan lintas maupun di pusat jantung Kota Muara Enim.
Hampir 98% tempat hiburan tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah. Namun ironis nya Pemerintah Kabupaten Muara Enim Nampak tidak perduli dan se olah olah acuh tak acuh.
Padahal kalau kita lihat di tempat hiburan ini sangat rawan sekali peredaran “Narkoba Miras dan prostitusi yang terselubung” disini peran aktif pemerintah dalam membina serta membimbing masyarakat dalam meningkatkan ekonomi serta kemajuan kabupaten Muara Enim dalam bidang seni kreatif.
Sementara itu aktivis Muara Enim Rahman Fadli menyikapi marak nya tempat Hiburan Karoke di kota Muara Enim. Pemerintah Kabupaten harus serius dalam menyikapinya, apa lagi banyak tempat karoke tersebut sudah lama beriprasi tampa surat izin sama sekali, ini lah menjadi PR bagi Pemerintah di samping untuk membina pengusaha bidang ini juga harus berani menertibkan agar semua nya berjalan baik, pintak nya Nah sebaik pemerintah menutup dahulu tempat hiburan tersebut sebelum izinnya keluar. “Tegasnya.
Salah satu pengelolahtempat hiburan di kota muara eninim ini “Al” mengatakan. Kami sudah sangat lama menggeluti bidang bisnis hiburan karoke seperti ini. Namun kami juga harus menjaga biar tempat hiburan seperti tempat ini terjaga dari tempat beredar nya barang barang seperti “Narkoba juga praktik praktik Prostitusi. “Ujarnya.
Namun yang kami harapkan dari Pemerintah kabupaten Muara Enim untuk lebih selektif dalam hal menerbitkan izin tempat hiburan karoke. Karena disamping untuk memenuhi sarat sarat yang ada.
Tempat hiburan ini harus juga memperhatikan lingkungan masyarakat setempat. “Ungkapnya.
Saat di hubungi ke pihak Pemda Muara Enim dalam hal Kasat Polisi Pamong Praja Musadek saat di mintai penjelasan nya melalui pesan WhatsAp ke no +62 821-7963….namun Sampai berita ini di tayang belum ada jawaban nya sama sekali.
(Tim)






