KAB. CIREBON, || Persatuan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PPSI) Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, menegaskan komitmennya untuk melakukan lompatan besar dalam pengembangan pencak silat melalui penguatan organisasi dan regenerasi kepemimpinan.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua PPSI Kecamatan Mundu, Ahmad Tantowi, menyusul proses pergantian pengurus yang dinilai menjadi momentum strategis bagi kemajuan organisasi ke depan.
Menurut Ahmad Tantowi, perubahan struktur kepengurusan merupakan titik balik penting untuk menghadirkan inovasi, energi baru, serta arah kebijakan yang lebih progresif dalam membangun PPSI.
“Harapan besar kami dengan adanya pergantian pemimpin yang baru ini, PPSI akan jauh lebih sukses, lebih maju, dan tujuan utamanya adalah memajukan PPSI hingga mendunia,” ujar Ahmad Tantowi saat diwawancarai, Selasa (20/01/2026).
Ia menegaskan bahwa visi internasionalisasi pencak silat bukan sekadar slogan, melainkan target nyata yang akan diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan dan manajemen organisasi yang profesional.
Selain aspek kepemimpinan, Ahmad Tantowi juga menyoroti perkembangan pencak silat di wilayah Cirebon yang dinilainya menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pencak silat terus meningkat, terutama dari kalangan generasi muda yang mulai kembali mencintai seni bela diri tradisional sebagai bagian dari identitas budaya.
“Saya pribadi merasa sangat bahagia melihat PPSI sudah tersebar di seluruh Nusantara. Khusus di Cirebon, perkembangannya luar biasa pesat, dari anak-anak hingga orang dewasa mulai aktif kembali mempelajari silat,” ungkapnya.
Ia menilai meningkatnya partisipasi masyarakat tersebut menjadi indikator keberhasilan upaya pelestarian budaya bela diri nusantara di tingkat lokal.
PPSI Kecamatan Mundu, lanjutnya, akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat fondasi organisasi melalui program pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Fokus pembinaan ke depan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan fisik dan teknik bertanding, tetapi juga pada pembentukan karakter pesilat yang berakhlak, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Dengan basis anggota yang terus bertambah sejak usia dini, PPSI Kecamatan Mundu optimistis mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Ahmad Tantowi meyakini bahwa sinergi antara kepemimpinan yang progresif dan potensi generasi muda yang besar menjadi modal utama dalam mewujudkan visi “Go International”.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah, dalam membina dan mengembangkan pencak silat secara berkelanjutan.
Menurutnya, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan pemersatu bangsa.
Melalui langkah-langkah strategis tersebut, PPSI Kecamatan Mundu berharap mampu berkontribusi nyata dalam mengangkat martabat pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui dan dihormati di tingkat global.
(Agus Subekti)






