Pemkot Cimahi Evaluasi KIM 2025, Perkuat Ketahanan Informasi Lokal

SERGAP.CO.ID

KOTA CIMAHI || Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Cimahi Tahun 2025 di Aula Gedung B Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Selasa (16/12/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi serta evaluasi mekanisme komunikasi dua arah antara Pemerintah Kota Cimahi dan KIM sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi publik yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya masyarakat.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memperkuat ekosistem informasi yang transparan, inklusif, dan berorientasi pada kepercayaan publik di era digital.

Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi teknologi, pemerintah menghadapi tantangan serius berupa hoaks dan disinformasi yang semakin kompleks, termasuk yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sehingga sulit dibedakan dari informasi yang benar.

Adhitia menekankan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan tersebut. KIM dinilai memiliki peran vital sebagai mitra pemerintah dalam menjembatani komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi garda terdepan penangkal hoaks di tingkat lokal.

Ia menjelaskan, KIM memiliki dua fungsi strategis, yakni sebagai saluran distribusi informasi pemerintah yang cepat dan mudah dipahami, serta sebagai jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Dengan fungsi tersebut, KIM memperkuat komunikasi dua arah dan partisipasi warga dalam pembangunan.

Pengawasan dan evaluasi ini, lanjutnya, bertujuan memastikan KIM tetap relevan, adaptif, dan berkembang sebagai kekuatan informasi tingkat kota, sekaligus mendukung literasi digital, ketahanan informasi lokal, dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Dalam arah kebijakan ke depan, Pemerintah Kota Cimahi pada tahun 2026 akan memfokuskan pembentukan KIM hingga tingkat kecamatan dan kelurahan guna mempercepat distribusi informasi dan memperpendek jarak komunikasi antara pemerintah dan warga.

Selain itu, Pemkot Cimahi juga berencana memperkuat layanan kegawatdaruratan melalui optimalisasi Call Center 112 dengan dukungan lintas perangkat daerah. Keberadaan KIM diharapkan dapat membantu penyebarluasan edukasi layanan darurat kepada masyarakat secara masif.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Statistik Diskominfo Kota Cimahi, Andri Nurwantoro, menyampaikan bahwa KIM merupakan mitra strategis Pemkot dalam transfer informasi dua arah. Dengan anggota lintas kelurahan, kecamatan, dan organisasi masyarakat, KIM diharapkan terus berkembang tidak hanya sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang bernilai tambah.

(Dewi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *