Pemdes Sukadana Salurkan Bansos Beras dan Minyak Goreng kepada 383 KPM

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, || Pemerintah Desa (Pemdes) Sukadana menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng kepada 383 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Desa Sukadana, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya.

Bacaan Lainnya

Penyaluran bansos pangan ini ditujukan bagi warga kurang mampu yang tersebar di tiga kedusunan, yaitu Cimanglid, Cikijing, dan Ambarayah. Proses pembagian dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Bhabinkamtibmas, Babinsa Kecamatan Pagerageung, serta perangkat desa yang turut mengawasi jalannya penyaluran bantuan agar berjalan tertib.

Kepala Desa Sukadana, Aang Kusniadi, memimpin langsung pembagian bansos yang terdiri dari 10 kilogram beras medium dan minyak goreng untuk setiap KPM. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.

Menurutnya, tambahan bantuan sosial sangat dibutuhkan agar kelompok masyarakat paling rentan tetap terlindungi dari guncangan ekonomi. “Ini adalah bentuk dukungan pemerintah untuk melindungi masyarakat kurang mampu dari berbagai tekanan,” ungkap Aang.

Aang Kusniadi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas program bansos pangan ini. Ia juga berharap agar kuota penerima bantuan dapat ditambah dan program tersebut terus berlanjut karena terbukti sangat membantu warga.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar bantuan beras dan minyak tidak diperjualbelikan oleh penerima. “Ini bantuan pangan, jadi manfaatkan untuk kebutuhan keluarga,” tegasnya.

Bagi warga yang telah memenuhi kriteria namun belum menerima bantuan, Aang meminta agar tetap bersabar karena pihak desa telah mengajukan data tambahan kepada pemerintah pusat dan berharap segera direalisasikan.

Warga yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya penyaluran bansos ini dan berharap program semacam ini dapat terus berlanjut selama masyarakat masih membutuhkan.

(Jajang H)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *