17 Lokasi Bedah Rumah MBR Tuntas 100 Persen

SERGAP.CO.ID

KUPANG, || Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang, Mateus Benediktus Radja, memastikan bahwa program pembangunan rumah layak huni yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus menunjukkan progres signifikan, sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam melakukan perubahan di sektor perumahan.

Bacaan Lainnya

“Kami patut bersyukur, program bedah rumah layak huni sebanyaj 28 unit dengan totla anggaran Rp. 2. 240.000.000,-, yang tersebar di beberapa titik Kota Kupang sebagian besar sudah rampung. Data terakhir menunjukkan bahwa sebanyak 17 lokasi telah mencapai penyelesaian 100%,” ujar Mateus Benediktus Radja, Senin (8/12/2025) .

Radja merinci, 17 lokasi yang telah tuntas seluruh pekerjaan konstruksinya tersebut meliputi Lasiana, Manulai II, Bakunase, Bakunase II, Air Mata I, Air Mata II, Manutapen II, Pengkase II PLN, Liliba I, Nunleo, NBD, Fatufeto I, Fatufeto II, Oebufo, Manutapen I, Liliba II, dan Oesapa. “Ini berarti rumah-rumah Data terakhir menunjukkan bahwa sebanyak 17 lokasi telah mencapai penyelesaian 100%,” ujar Mateus Benediktus Radja, Senin (8/12/2025) .

Radja merinci, 17 lokasi yang telah tuntas seluruh pekerjaan konstruksinya tersebut meliputi Lasiana, Manulai II, Bakunase, Bakunase II, Air Mata I, Air Mata II, Manutapen II, Pengkase II PLN, Liliba I, Nunleo, NBD, Fatufeto I, Fatufeto II, Oebufo, Manutapen I, Liliba II, dan Oesapa. “Ini berarti rumah-rumah tersebut secara fisik sudah siap dihuni dan menjadi rumah yang layak bagi saudara-saudara kita MBR,” tambahnya.

Meski demikian, Radja mengakui bahwa ada beberapa lokasi yang masih memerlukan sentuhan akhir. Tujuh lokasi saat ini berada pada tahap penyelesaian detail dengan sisa pekerjaan gantung pintu. Lokasi yang sedang dikebut penyelesaiannya ini adalah Batuplat, Maulafa, Fatukoa I, Air Nona I, Fatukoa II, Air Nona II, dan Pengkase I SMP 14.

“Kami juga terus memantau pekerjaan yang bersifat struktural interior di tiga lokasi. Di Oetete I, Oeba, dan Penfui, sisa pekerjaan yang harus dituntaskan adalah plesteran dan pembukaan/pemasangan lantai. Kami menargetkan agar semua pekerjaan yang tersisa ini dapat segera diselesaikan agar program pembangunan rumah layak huni ini bisa 100% dinikmati oleh seluruh penerima manfaat di Kota Kupang,” tutup Plt. Kadis PRKP tersebut.

(Desy/Adverorial)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *