Aipda Afrikonaldi Anggota Polsek Koto XI Tarusan Rela Berikan Gaji Untuk Buat Dapur Umum Dalam Rangka Tanggap Bencana 

SERGAP.CO.ID

KAB. PESSEL, || Banjir melanda daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Termasuk daerah Kabupaten Pesisir Selatan.

Bacaan Lainnya

Pendistribusian makanan mulai datang dari pemerintah dan sejumlah organisasi yang ada didaerah.

Kali ini salah seorang Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Koto XI Tarusan Polres Pesisir Selatan Aipda Afrikonaldi tepatnya di Nagari Duku Utara rela memberikan gajinya untuk membuat dapur umum dalam rangka tanggap bencana.

Hal ini dilakukan demi  kemanusian karena warga sekitar tempat tinggal Aipda Afrikonaldi semua terdampak banjir.

“Ya, ini saya lakukan demi rasa kemanusiaan, dan terpanggil untuk saling berbagi,” ujarnya.

Dikatakan Aipda Afrikonaldi, pendistribusian bantuan dilakukan dengan menyasar titik-titik yang dinilai paling membutuhkan. 

“Bantuan yang diberikan di prioritas kepada warga yang terisolasi dan sulit mendapatkan akses pangan. Kami ingin memastikan masyarakat yang paling terdampak tetap bisa makan dan tidak merasa ditinggalkan,” katanya.

Aipda Afrikonaldi datang langsung ke lokasi terdampak untuk memantau kondisi banjir sekaligus mendengar keluhan masyarakat. Ia mengatakan informasi langsung dari warga sangat dibutuhkan untuk menentukan langkah lanjutan.

“Kami harus tahu persis apa yang dibutuhkan di lapangan agar bantuan bisa tepat sasaran,” jelasnya.

Banjir yang melanda beberapa wilayah di Pesisir Selatan disebut telah mengganggu aktivitas warga dan memutus sejumlah akses jalan. Kondisi tersebut turut menyulitkan pengiriman logistik ke titik-titik tertentu yang tergenang cukup tinggi.

Dalam kesempatan itu, Aipda Afrikonaldi menyampaikan rasa prihatin dan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat.

“Hati saya ikut tergerak melihat kondisi ini. Semoga warga diberi kekuatan menghadapi ujian ini,” tutupnya.

(Wempi Hardi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *