Kades Legonkulon Nahrudin Respons Positif Soal Penertiban Bangunan Liar di Bantaran Kali, Sebut Tak Masalah Asal Adil dan Merata

SERGAP.CO.ID

KAB. SUBANG, || Kepala Desa Legonkulon Nahrudin mengatakan dirinya mendukung terkait rencana penertiban bangunan liar di bantaran kali yang berdiri di sepanjang Jalan Pondok Bali, Kecamatan Legonkulon, Subang, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkannya saat ditemui langsung oleh Media Sergap, Jumat (16/5). Ia menyebut jika Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Ombudsman, BBWS Citarum dan Dinas PUPR memutuskan untuk menertibkan bangunan liar tersebut dia pun tak keberatan dan patuh dengan regulasi.

Apalagi Nahrudin juga mengakui bahwa dirinya memiliki rumah yang berada di bantaran kali, dimana lokasi tersebut memang milik Pemerintah.

“Silahkan saja, kita ikuti, kita bongkar jika itu memang program pemerintah,” katanya

Sebelumnya, Ombudsman, BBWS Citarum dan Satpoldam melakukan peninjauan terkait bangunan liar di Kecamatan Legonkulon, Subang, Jawa Barat Kamis (14/5). Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti laporan salah satu warga terkait bangunan liar yang menjamur di bantaran kali Legonkulon.

Kades Nahrudin menjelaskan bahwa yang memiliki bangunan di bantaran kali tersebut bukan hanya dirinya saja. Tetapi sang pelapor juga memiliki bangunan liar di bantaran kali tersebut

“Ini ironis, ada kejadian lucu, dimana sang pelapor juga diketahui memiliki bangunan liar di bantaran kali tersebut,” ujarnya saat dihubungi Media Sergap melalui sambungan telepon, Sabtu (17/5).

Disisi lain, salah satu warga Desa Legonkulon Budi Hernanta juga menanggapi dengan nada positif terkait hal ini. Dia mengatakan tak masalah jika dibongkar asal adil dan merata.

“Pertama harus menyeluruh, dari wilayah Kecamatan Pamanukan hingga ke ujung Kecamatan Legonkulon harus ditertibkan,” ujar budi.

“Kemudian juga harus ada solusi kerugian seperti kompensasi. “Tambahnya.

(R/Ma’mun)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *