SERGAP.CO.ID
KUPANG, || Universitas Persatuan Guru 1945 Kupang (UPG 1945) menghadirkan pendekatan pendidikan yang revolusioner dengan menerapkan filosofi kekeluargaan dan humanis. Pendekatan inovatif ini bertujuan untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu secara finansial, tetapi memiliki semangat dan potensi inovasi yang tinggi.
BPH UPG 45 NTT, yang dipimpin oleh Dr. Semuel Haning, SH., MH., C.Me, dengan antusias menceritakan kisah sukses universitas ini. Paman Sam, sapaan akrabnya, mengaku tergerak hatinya melihat “ketakberdayaan” sejumlah orang tua yang memiliki anak-anak berbakat tapi tidak mampu secara ekonomi. Hal ini memotivasi Paman Sam untuk memberikan bantuan kepada mahasiswa-mahasiswa tersebut selama mereka memiliki semangat belajar yang tinggi.

“Kami menawarkan solusi agar mereka bisa mendapatkan pendidikan yang layak di UPG 1945 ini,” ungkap Paman Sam.
Paman Sam mengatakan, Pendekatan filosofis kekeluargaan dan humanis yang diusung oleh UPG 1945 sejalan dengan semangat konstitusi Indonesia, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyediaan fasilitas dan sarana pendidikan yang merata bagi semua komponen masyarakat, tanpa membedakan suku, agama, dan ras. Lebih dari itu, pendekatan ini juga memiliki dampak yang mengubah cara pandang, berpikir, serta pola hidup mahasiswa.
“Pokoknya, kemauan untuk kuliah adalah yang utama, bukan uang,” tegas Paman Sam.
Paman Sam juga mengatakan, dengan pendekatan ini, sistem pembelajaran di UPG 45 mengadopsi metode pendidikan yang sosiologis, berbasis kekeluargaan dan humanis, serta didukung oleh kerja sama yang erat antara pimpinan universitas dan mahasiswa. Hal ini menjadikan UPG 1945 sebagai tempat ideal bagi mahasiswa yang ingin meraih impian.
“Gabunglah dengan UPG dan raihlah mimpimu di sini,” ajak Paman Sam.
Paman Sam juga mengatakan, UPG 1945 Kupang membuktikan bahwa pendekatan pendidikan yang inklusif dan penuh kekeluargaan dapat mengubah paradigma pendidikan di Indonesia. Dengan semangat inovasi dan semangat belajar yang tinggi, mahasiswa UPG 1945 berpeluang besar untuk meraih kesuksesan dan mewujudkan impian mereka di dunia akademik.
(Dessy)