SERGAP. CO.ID
MUARA ENIM, || Proyek Baju Batik dan Seragam sekolah untuk Anak Sekolah Dasar Serta Anak Sekolah Menengah Pertama yang tahun 2021 akan mendapat Baju Seragam yang nilai nya sangat Pantastik hingga puluhan Miliar.ini diambil dari Anggaran Belanja (APBD th 2021) dari Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Muara Enim.
Yang menjadi Viral kasus baju seragam anak sekolah SD SMP ini adalah bahwa proyek baju seragam ini HVS hingga berjumlah 24.7 Miliar namun setelah realisasi nya turun menjadi 22 Miliar.pemgurangan nya terjadi berjumlah 2.7 Miliar pertanyaa ini yang menjadi pertanyaan.
Dari hasil pantauan sejumlah aktivis Muara Enim bahwa proyek baju seragam ini sangat lah janggal disamping jumlah baju nya sangat banyak berjumlah puluhan ribuan stel.(20/12)

Dalam hal ini lembaga swadaya masyarakat TAMPERAK Anti korupsi kabupaten muara enim. Muller Franky Tampubolon selaku aktifis lembaga kontrol sosial menyikapi dengan proyek Baju Seragam yang lagi Viral ini juga selaku orang tua murid SD dan SMP meminta semua pihak dinas terkait agar menyelesaikan pengadaan baju seragam batik tersebut dan bukan hanya sekedar issu menghabiskan anggaran fantastis perlu juga adanya bukti dan kenyataan bahwa pengadaan seragam itu ada…agar cepat terealisasi. Jangan seperti ada nya pembiaran.tegas Frengki
Saya sangat lah Prihatin dengan Proyek Baju Seragam Anak sekolah SD SMP ini.
Pasal nya dana yang segitu besar hingga Puluhan Miliar namun dikerjarkan oleh Perusahaan yang tidak jelas tidak Bonavit.ujar Frengki
Kenapa saya bilang tidak jelas Perusahaan tersebut.karena alamat kantor Perusahaan yang memenang kan Proyek ini hanya rumah tempat tinggal warga biasa.

Dak usah lah ada kegiatan layak nya kantor papan nama kantor Perusahaan pun tidak ada.itu arti nya bukan alamat nya kantor si pemenang tender baju seragam anak SD SMP ini.ucap nya lagi .
Ini perlu di curigai ada apa dengan Perusahaan ini kenapa bisa menjadi Pemenang nya.jelas Nya
Sementara itu salah satu tokoh pemuda Muara Enim Solihin SE berkomentar ” saya liat ini perusahaan yang memenangkan Proyek ini diduga ada persengkongkolan antara pejabat Diknas dengan kontraktor tersebut”.
Sebab barang mustahil kontraktor yang memenangkan tender ini sanggup untuk mengerjkan proyek ini.sebab proyek ini menelan biaya hingga 22 Miliar ? Sedangkan saya liat kontraktor nya hanya kontraktor biasa.(Kontraktor lokal red) yang mungkin hanya bisa mengerjakan proyek di bawa satu Miliar. “Ujjar Solihin.

Ini yang membuat pertanyaan banyak warga.apakah bisa selesai pekerjaan mega proyek ini yang hanya waktu nya di berikan 90 hari.tukas Solihin
Solihin mengharap kepada pihak Aparat Hukum untuk menindak lanjuti dugaan KKN ini
agar perusahaan pemenang tender tersebut diduga telah melanggar PP no 5 th 2021 tentang perizinan berusaha berbasis resiko.untuk itu saya minta lelang yang sudah terjadi untuk dibatalkan dan diproses sesuai hukum yg berlaku.pintak nya
Sementara itu Pj Bupati Haji Nasrun Umar (HNU panggilan akrab Warga Muara Enim) berjanji akan menyikapi permalahan Proyek Baju Seragam Sekolah Dasar (SD Sederajat)dan Sekolah Menengah Pertama(Sederajat)
“Terma kasih atas info nya.akan kita sikapi”tegas HNU.(via WA 16/12)
(Hermansyah)