Kades Sukamaju Diduga Sunat Anggaran Pembangunan MCK dan DD Tahap 2

SERGAP.CO.ID

KAB. TASIKMALAYA, – Dana Desa (DD) tahap 2 yang beberapa titik di lakukan pembangunan di Desa Sukamaju Kacamatan Pagarageng Kabupaten Tasikmalaya, menjadi polemik dan perbincangan di masyarakat sekitar.

Menurut beberapa nara sumber tokoh masyarakat, IC (40) dan AR (42), selama ini pembangunan yang ada di Desa Sukamaju tidak transparan dan signifikan di bawah kepemimpinan kepala Desa Evi, Pasalnya dari salah satu pembangunan MCK dengan anggaran 32 Jt saja tidak transparan, berikut bahan matrial yang diduga menggambil dari sisa pembangunan Bale Kampung seperti pasir, batu dan semen, yang mana pada saat pembangunannya bersamaan, anggarannya pun sama dari Dana Desa Tahap 2.”Tuturnya.

Caption : Salah satu pembangunan MCK dengan anggaran 32 Jt

Dijelaskan, Dana Desa memang tidak luput dari persoalan dugaan korupsi, namun para kades di Kabupaten Tasikmalaya tak pernah berkaca dari pengalaman buruk yang menimpa beberapa kades di kabupaten Tasikmalaya yang saat ini telah berada di balik jeruji besi maupun yang masih menjalani proses persidangan. Seperti yang terjadi di Desa Sukahening. “ Paparnya.

DI tempat yang berbeda awak media sergap.co.id saat komfirmasi Budi kaur perencanaan Desa Sukamulya memaparkan kalau terkait pembangunan MCK lebih baik tanya kepada pendamping tehnik pak Padil. “Terangnya Budi.

Caption : Papan informasi pembangunan MCK Desa Sukamaju

Di dalam hal ini sudah jelas di UU No 6 tahun 2014 pasal 29 tentang larangan kepala Desa menyatakan kepala desa dilarang membuat atau mengambil keputusan diri sendiri dan golongan/ KKN.

Oleh karena itu Kepada jajaran Muspika, Inspektorat baik Yudikatif, di mohon untuk segala bentuk pengawasannya di optimalkan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sukamaju.

(Johan)

Pos terkait

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.