Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi Meresmikan Sekretariat Pengurus Ranting Istimewa NU (PRI NU)

SERGAP.CO.ID

KAB. BEKASI, – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi meresmikan sekretariat Pengurus Ranting Istimewa NU (PRI NU) Grand Wisata di Ruko River Town, Jalan Celebration Boulevard, Grand Wisata, Tambun Selatan, Minggu (27/10/2019).
Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, Bagus Lukito menjelaskan ranting istimewa dikhususkan berada di perumahan-perumahan.

“Ranting istimewa memang ditempatkan di perumahan. Biasanya terdiri dari dua-tiga desa. Untuk mengantipasi pergerakan-pergerakan radikal di perumahan,” katanya. PC NU memiliki 187 ranting reguler yang di tiap desa atau kelurahan.

Caption : Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi Meresmikan Sekretariat Pengurus Ranting Istimewa NU (PRI NU) Grand Wisata di Ruko River Town, Jalan Celebration Boulevard, Grand Wisata, Tambun Selatan, Minggu (27/10/2019).

“Ranting istimewa ini sudah tersebar di berbagai kecamatan sampai Babelan. Paling banyak di Cibitung,” katanya. Dengan penambahan Ranting Istimewa NU Grand Wisata, maka jumlah ranting istimewa menjadi 27.

Ketua Tanfidziah PRI NU Grand Wisata, Andi Lili Tjahyadi, menargetkan akan membuat pengajian rutin tiap malam Jumat dengan berkeliling di rumah anggota ranting secara bergantian. Kemudian juga ada pengajian lain yang digelar malam Kamis dengan membahas kitab tertentu.

“Akan kami gelar juga bazar lintas agama. Kita, toleransi adalah yang dijunjung tingggi di dalam Nahdlatul Ulama. Memberi penghargaan kepada orang yang berkeyakinan lain,” ucapnya.

Pembentukan PRI NU Grand Wisata memakan waktu selama 2 tahun. Menurut pengakuan Andi, baik warga muslim atau nonmuslim banyak yang berkontribusi menyumbang keberadaan ranting organisasi itu.

Caption : Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi Meresmikan Sekretariat Pengurus Ranting Istimewa NU (PRI NU) Grand Wisata di Ruko River Town, Jalan Celebration Boulevard, Grand Wisata, Tambun Selatan, Minggu (27/10/2019).

“Muslim yang ahlusunnah wal jamaah di Grand Wisata banyak silent majority. Keberadaan kami mereka rasa terwakili dan akan banyak membantu warga, seperti membantu pemandian sampai penguburan apabila ada yang meninggal dan kita akan mengunjungi saudara-saudara yang terkena musibah dengan membaca tahlil dan yasin,” ucapnya.

Pimpinan Yayasan Baiturahman, Muhammad Salahudin, mendukung kehadiran PRI NU Grand Wisata tersebut. Ia berahap dengan kehadiran ranting tersebut dapat mempersatukan muslim yang berbeda visi dan misi.

“RI NU sangat bagus karena ajaran NU adalah persahabatan, kedamaian, dan kekeluargaan, toleransi sangat tinggi sesama muslim, saya mendukung sekali,” katanya.

Ketua Forum Komunikasi Warga Grand Wisata (FKW GW), Syamri Dinata, juga berharap pembentukan PRI NU Grand Wisata tersebut dapat menjadi perekat dan pemersatu di perumahan Grand Wisata.

“Mari kita bersatu untuk umat muslim di GW ini. Itu harapan kami dari FKW GW karena kami adalah organisasi sosial yang mempersatukan warga Grand Wisata. Mari kita jaga hubungan horizontal kita. Itu harapan kami,” demikian Syamri.

(Ramli z)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.