Proyek Pengaspalan Peningkatan Jalan Simpang Selakaso-Cigaru Tamansari Tidak Sesuai Spesifikasi

SERGAP. CO.ID,

KOTA TASIKMALAYA, – Pekerjaan pengaspalan peningkatan jalan simpang selakaso- Cigaru Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat dengan nilai Rp.2.796.300.000,00 (Dua Miliar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Enam Tiga Ratus Ribu Rupiah) Tahun anggaran 2019 tidak sesuai dengan Spesifikasi teknis.

Hal ini menuai kritikan dari masyarakat yang mana pekerjaan jalan dikerjakan oleh CV ADIS PRATAMA menilai pekerjaan pengaspalan dilakukan pihak kontraktor di duga tidak sesuai dengan (RAB) Rencana Anggaran Biaya dan petunjuk gambar kerja.

Caption : Papan informasi proyek peningkatan jalan simpang selakaso- cigaru Tamansari Kota Tasikmalaya

Hasil Investigasi Media Sergap.co.id dilokasi pekerjaan pengaspalan peningkatan jalan selakaso-cigaru Sabtu 19/10, ada beberapa titik ketebalan aspal yang tidak sesuai dengan gambar perencanaan yang dilaksanakan oleh kontraktor dan bahkan aspalnya sudah pada retak padahal pengaspalan baru saja selesai 2 Minggu yang lalu.

Salah satu masyarakat Kampung selakaso cigaru Tamansari sangat menyayangkan dengan pengaspalan jalan yang di kerjakan oleh rekanan begitu tipis, ini yang jadi pertanyaan bagi kami masyarakat, apa pekerjaan ini sudah memenuhi standarnya.

Caption : proyek peningkatan jalan simpang selakaso-cigaru yang baru di aspal 2 minggu yang lalu sudah retak

“Ya sebenarnya kami sangat senang dengan dibangunnya jalan ini, tetapi sangat disayangkan pada pengaspalan jalan diwilayah selakaso- Cigaru Tamansari sangat tipis dan hanya beberapa senti, apakah ini sudah memenuhi standarnya, ” ungkap warga kepada media sergap.co.id.

Salah satu tim Investigasi dari BERANTAS (Barisan Elemen Rakyat Anti Korupsi Tasikmalaya) Heri Ferinato ketika ditemui dilapangan mengatakan, hasil croscek pantauan dilokasi proyek tersebut, ditemukan beberapa titik pengaspalan sudah retak karena tidak sesuai dengan petunjuk dalam Bill Qality (BQ) yaitu 4cm, tetapi yang kita temukan 3cm.

Caption : proyek peningkatan jalan simpang selakaso-cigaru yang baru di aspal 2 minggu yang lalu sudah retak

“Ini tentu tidak sesuai dengan yang telah direncanakan oleh dinas terkait, menurut gambar perencanaa pengaspalannya sejenis AC-WC yang ketebalan harus mencapai 4 cm, namun dilapangan ternyata hanya 3 cm, ” paparnya Heri.

Ditambahnya lagi, dalam hal ini pihak Dinas PUPR Kota Tasikmalaya harus turun kelokasi untuk mengecek langsung apabila ketebalannya tidak sesuai dengan gambar perencanaan. Karena masih ada waktu meminta pihak rekanan agar menambah ketebalan aspal sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Ditempat terpisah Medi Kabid DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) mengatakan bahwa pekerjaan tersebut masih tanggung jawab rekanan dalam kesempatan itu, mengingatkan agar kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan harus benar benar sesuai dengan aturan yang ada, serta menjaga kualitas pekerjaan.

“Setiap pengerjaan pembangunan rekanan harus menjaga kualitas pekerjaan kalau pekerjaannya tidak sesuai RAB atau rusak rekanan harus bertanggungjawab untuk memperbaikinya, “ucap Medi.

(Time)

Pos terkait

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.